'Sepeda Motor Jangan Jadi Pembunuh Manusia'

'Sepeda Motor Jangan Jadi Pembunuh Manusia'

Niken Purnamasari - detikOto
Jumat, 18 Des 2015 12:39 WIB
Sepeda Motor Jangan Jadi Pembunuh Manusia
Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Jumlah angka sepeda motor yang beredar di jalanan Indonesia cukup tinggi. Banyaknya jumlah sepeda motor itu turut pula menyumbang angka kecelakaan lalu lintas.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI)Β  periode 1973-1975, Emil Salim pun menyampaikan keprihatinannya. Dia berpesan agar sepeda motor tidak menjadi 'pembunuh' masyarakat.

"Ada angka-angka yang tidak begitu menggembirakan. 31 ribu manusia (di Indonesia) meninggal karena kecelakaan motor, 67 persennya yang mati adalah sepeda motor. Jadi antara sepeda motor dan manusia ada konflik, bahwa motor menyebabkan matinya manusia," ujar Emil Salim saat memberikan sambutan di Munas Ikatan Motor Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (18/12/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua Dewan Pertimbangan Presiden periode 2010-2014 itu juga menyampaikan kepada para pengurus IMI untuk menjadikan sepeda motor bukan sebagai alat yang menyebabkan kematian manusia.

"Tanggung jawab IMI agar motor tersebut jangan sampai mematikan manusia. IMI dibangun agar mobil atau motor tidak menjadi pembunuh di Indonesia, pengurus harus punya program yang berpusat kepada manusia agar bisa menjadi pengemudi motor dan mobil yang baik," katanya.

Sepeda motor menjadi salah satu industri otomotif yang laris manis penjualannya di Indonesia. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor periode Januari hingga November 2015 mencatat angka 6.165.897 unit.


(nkn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads