Dilansir ABC dari AFP, Senin (28/9/2015), Paris menggelar Car Free Day untuk pertama kalinya pada Minggu 27 September. Langkah ini diambil sebagai langkah pasti Paris untuk bisa mengurangi polusi udara.
Hasilnya salah satu jalanan paling macet di Paris yakni Champs-Elysees dikuasai oleh para pejalan kaki, pesepeda, serta para keluarga yang mendorong kursi roda anak-anak mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Car Free Day pertama ini dilakukan pada hari Minggu (27/9/2015) kemarin, berlaku di semua jalan lalu lintas di Paris mulai pukul 11.00 siang hingga 18.00 sore. Terkecuali untuk taksi dan kendaraan darurat lainnya.
Car Free Day ini pun mendapat sambutan positif dari Walikota Paris Anne Hidalgo, dengan mengatakan dia sangat menyukai momen di saat mobil harus terdiam di Paris.
βKami tidak mendapatkan lokasi Car Free Day yang kami inginkan. Kami meminta seluruh Paris. Tapi karena ini baru pertama kali, di tahun berikutnya wilayah car free day akan lebih besar," ujar Anne yang saat pembukaan Car Free Day didampingi oleh walikota Brussel, Sao Paulo, dan Bristol yang juga sudah punya Car Free Day.
Selanjutnya di luar area Car Free Day, mobil diminta untuk membatasi kecepatan mereka mencapai 20 km/jam. Meski banyak pengendara yang mengabaikan permintaan tersebut.
Warga, terutama turis pun menyambut baik Car Free Day di wilayah ikonik Paris ini. "Ini sangat menyenangkan. Dimana bisa bersepeda tanpa khawatir akan adanya sebuah mobil yang sedang berkendara," kata Randy, seorang turis Amerika di Paris.
Β
Memang selama ini Paris telah berjuang untuk bisa mengurangi polusi udara yang semakin meresahkan disebabkan oleh kendaraan, pemanasan global dan industri berat yang bisa merusak kesehatan.
Bahkan untuk kedua kalinya Paris mengatur emisi kendaraan. Dan jika ada pengendara yang melanggar aturan, pihak kepolisian tidak segan akan memberikan denda sebesar 22 euro.
(lth/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Penjualan Mobil di Indonesia Nyaris Disalip Malaysia, Menperin: Ini Alarm!