ADVERTISEMENT
Kamis, 09 Jul 2015 11:52 WIB

#nodrivingunder17

Ini Dampak Terparah Saat Anak di Bawah Umur Terus Dibiarkan Nyetir Sendiri

M Luthfi Andika - detikOto
Jakarta - Siapa yang menyangka, rupanya selain kematian yang mengancam saat orangtua memberi izin anaknya berkendara, ada hal lain yang bisa merugikan. Yaitu perilaku berkendara tidak benar akan terus menerus ada. Alias bisa terus tertular hingga ke keturunan mereka.

Seperti yang dikatakan Instruktur dan Founder Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, saat dihubungi detikOto.

"Ketika anak kecil ini lolos bisa berkendara di usia anak-anak, tanpa ada yang melarangnya. Nanti ini akan terus menular ke keturunan mereka lagi," ujar Jusri.

googletag.defineOutOfPageSlot('/4905536/detik_desktop/oto/parallax_detail', 'div-gpt-ad-1558277787290-0').addService(googletag.pubads());
"Kenapa? Karena saat anak-anak ini dewasa dan memiliki anak lagi. Dirinya akan memperbolehkan anaknya untuk bisa berkendara meski belum waktunya. Karena anak-anak yang telah dewasa dan punya anak ini merasa, dirinya dulu diperbolehkan berkendara. Akhirnya dampaknya bisa terus menerus seperti ini," tambahnya.

Sehingga kembali menurut Jusri, peran orangtua, lembaga pendidikan, instansi pemerintah, hingga pelaku otomotif harus bertanggung jawab, untuk memberikan ilmu akan pentingnya keselamatan berkendara.

"Karena pendidikan kita juga tidak memberikan porsi untuk pendidikan berkendara. Sudah waktunya orang tua mengubah persepsi mereka, tentang keselamatan tidak hanya dijalan raya, tapi seluruh aspek. Begitu juga dengan pemerintah yang harus lebih peduli. Karena ini juga bisa memberikan kerugian para perekonomian akhirnya," katanya.

"Coba hitung berapa kerugian korban akibat kecelakaan. Dan terlebih, apakah kematian seseorang itu ada nilainya? Itu tidak ternilai," tambahnya.

Kami membuka kesempatan bagi Otolovers yang ingin bertukar pikiran mencari solusi mengenai isu ini atau memiliki pengalaman dengan anak-anak yang mengendarai kendaraan.

Atau apakah Anda termasuk orangtua yang melarang anak kesayangan menggunakan kendaraan, silakan berbagi pikiran. Kirim pendapat Anda ke redaksi@detikoto.com dengan subyek #nodrivingunder17.

Anda juga bisa meramaikan media sosial di Facebook, Twitter atau akun sosial media lainnya dengan hashtag yang sama, #nodrivingunder17. Salam safety driving!







(lth/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com