'Pemerintah Lebih Peduli Angka Kecelakaan Saat Mudik'

'Pemerintah Lebih Peduli Angka Kecelakaan Saat Mudik'

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 06 Jul 2015 16:20 WIB
Pemerintah Lebih Peduli Angka Kecelakaan Saat Mudik
Jakarta - Seperti tahun-tahun sebelumnya di saat perjalanan mudik, pemerintah selalu berusaha keras, agar pemudik tetap nyaman, aman, dan selamat tanpa memakan korban. Padahal kecelakaan bisa terjadi di mana pun, kapan pun. Jadi sebaiknya sinergi antar instansi pemerintah diteruskan sepanjang tahun.

"Kecelakaan musim mudik Lebaran, jika dibandingkan dengan kasus kecelakaan sepanjang tahun, justru lebih rendah," kata Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), Edo Rusyanto.

Edo membandingkan sepanjang 2014, rata-rata kasus kecelakaan sedikitnya melibatkan 250-an kasus per hari, korban jiwa rata-rata 78 per hari. Sedangkan musim mudik, 191 kasus per hari dengan korban 41 jiwa per hari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini karena seluruh instansi pemerintah, bersinergi bersama-sama bekerjasama untuk menekan angka kecelakaan pada saat musim mudik Lebaran. Semestinya, sinergi ini terus dipertahankan sepanjang tahun,” tegas Edo Rusyanto.

Lewat sinergi yang kuat, tambah Edo, target pemerintah menurunkan fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 50 persen pada tahun 2020, bisa lebih cepat tercapai.

"Bahkan, target pemerintah menurunkan fatalitas kecelakaan sebesar 80 persen pada tahun 2035 juga bisa lebih logis. Instansi pemerintah harus membuang jauh-jauh ego sektoral. Pertahankan sinergi yang dipertontonkan selama musim mudik,” tukasnya.

(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads