Rabu, 01 Jul 2015 15:13 WIB

Menyusuri Cipali

Ada 8 Tempat Istirahat dan 4 SPBU, Baru 1 yang Bisa Digunakan

Aditya Maulana - detikOto
Palimanan -

Sepanjang jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) terdapat 8 tempat peristirahatan (rest area) dan 4 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Tempat peristirahatan itu berada di KM 86A, KM 86B, KM 101, KM 102, KM 164, KM 166, KM 130 dan KM 164.

Ketika detikOto menyusuri tol yang memiliki panjang 116,75 km pada Senin (30/6/2015), dari total tempat istirahat ada 4 SPBU yang tersebar di arah Timur dan Barat.

Pertama di KM 102 dan 101, ada lagi di KM 166 dan 164. Tapi hanya di KM 102 SPBU yang sudah beroperasi, begitu juga dengan tempat istirahatnya.

Tempat istirahat yang lainya masih dikerjakan. Sejumlah pekerja sedang mengerjakan tempat istirahat tersebut. Di tempat istirahat juga nantinya akan tersedia toilet, masjid, restoran, ATM dan lain sebagainnya.

Ketika detikOto masuk ke rest area KM 102, sudah banyak para pengguna tol Cipali yang beristirahat, melakukan salat hingga mengisi bahan bakar pada kendaraannya. Karena rest area itu belum beroperasi penuh, maka kondisinya masih belum tertata rapih dan masih banyak debu hingga sinar matahari yang begitu terik.



Pengendara bisa melaksanakan ibadah salat di KM 102 arah Palimanan

Sebelum masuk ke rest area, seperti pada tol-tol lainnya, di tol terpanjang di Indonesia ini juga ada rambu-rambu yang menyebutkan 1 km lagi rest area, 500 meter lagi rest area. Tapi belum semua tempat rest area ada rambu-rambu seperti itu.



Rest area di KM 102, masih belum banyak tempat makan, hanya minimarket

Diharapkan, saat arus mudik dan balik yang akan terjadi beberapa hari ke depan, seluruh fasilitas di rest area tol Cipali sudah beroperasi, karena bisa membantu para pemudik untuk istirahat dan mengisi bahan bakar pada kendaraannya.



Pebalap Rifat Sungkar sebelumnya sudah mengingatkan pengendara untuk mengisi bensin sebelum masuk tol Cipali.

"Ada 8 rest area, baru 1 yang buka. Dan gue bilang enggak rekomen kalau isi bensin di km 102. Karena kalau melihat dari kapasitas kendaraan yang akan datang, lebih baik diisi sebelum tol Cipali," ujarnya.

"Karena hal yang paling-paling ganggu adalah kalau bensin sudah setengah kurang di tengah perjalanan. Kenapa? Bukan masalah mogoknya, tapi mental itu enggak nyenengin, deg-degan. Lu pikirin enggak kalau macet 3-4 jam di situ, kalau habis bensin mau ngapain? Sama sekali enggak bisa ngapa-ngapain. Harus prepare. Isi bensin disarankan di km 70 kalau enggak salah, pokoknya sebelum cabang yang mau ke Bandung dan Cikopo. Karena setelah 70-an baru 102, jauh lho," jelas Rifat.



(ady/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com