Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Senior Vice President Fuel Marketing and Distribution PT Pertamina (Persero) Muchammad Iskandar di sela-sela acara buka puasa bersama media dengan GIIAS (Gaikindo Indonesia International Auto Show) di Jakarta.
"Harga pastinya nanti ketika peluncuran, kalau sekarang kan harga belum pasti, harga minyak dunia juga masih fluktuatif," ujar M Iskandar di hadapan para awal media otomotif nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sama dengan pengalaman kita ketika Premium Rp 8.000-an dan harga Pertamax Rp 9-10 ribuan. Pertamax disitu konsumsinya meningkat. Tapi tidak apa-apa, karena jika konsumsi Pertalite meningkat itu artinya bagus," katanya.
Jadi jika nanti kondisinya seperti itu, pemetaannya adalah Premium, Pertalite, Pertamax? "Iya, itu kan jika selisih harganya di bawah Rp 1.000," tuntasnya. Saat ini harga Premium mencapai Rp 7.400 per liter, sedangkan Pertamax mencapai Rp 9.300 per liter.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Minta Potongan Ojol di Bawah 10%: Kalau Tak Mau, Jangan Usaha di RI
Pelajaran dari Oknum TNI Lawan Arah, Ngamuk Gebrak Ambulans
Pernyataan Taksi Green SM usai Kecelakaan Kereta di Bekasi