Dolar Melejit, Mungkinkah Harga Motor Naik?

Dolar Melejit, Mungkinkah Harga Motor Naik?

- detikOto
Kamis, 12 Mar 2015 14:45 WIB
Dolar Melejit, Mungkinkah Harga Motor Naik?
Ilustrasi
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar yang telah menyentuh Rp 13 ribu lebih per dolar, membuat pabrikan sepeda motor mengkaji dampaknya terhadap biaya produksi yang berujung kepada harga jual. Terlebih nilai tukar sebesar itu telah melebihi nilai tukar yang disepakati antara pabrikan dengan pemasok komponen.

β€œTentu saja kami sedang mengkajinya (kemungkinan dampak terhadap biaya produksi dan harga jual). Karena harus diakui, kondisi seperti ini sudah cukup berat,” tutur Deputy Head of Corporate Communication PT Astra Honda Motor, Ahmad Muhibbuddin, saat dihubungi, di Jakarta, Kamis (12/3/2015).

Pernyataan senada diungkapkan Asisten Geneeral Manager Marketing PT Yamaha Motor Manufacturing Indonesia, Mohammad Masykur. β€œMengenai dampaknya terhadap biaya produksi, kami perlu menghitungnya terlebih dahulu,” tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Masykur mengaku belum mengetahui apakah akan ada kenaikan harga akibat dari nilai tukar rupiah yang melemah. β€œ(Soal nilai tukar) kami mempunyai kesepakatan dengan pemasok (komponen) untuk (besaran) nilai tukar itu. Memang saat ini sudah mekebihi dari nilai kesepakatan,” ujar Masykur.

Sementara, Muhib menegaskan kendati saat ini pihaknya tengah mengkaji berbagai dampak melemahnya nilai tukar rupiah termasuk terhadap harga jual, namun diusahakan sebisa mungkin untuk menghindarinya. Selain telah mengerek harga beberapa model pada Februari lalu, Honda juga melihat dari kepentingan konsumen.

β€œKami tidak hanya melihat dari sudut pandang kami (untuk mengerek harga), tetapi juga dari sisi konsumen. Sehingga sebisa mungkin tidak (menaikan harga),” ucapnya.

Baik Muhib maupun Masykur mengakui kondisi saat ini memberatkan pemasok dan pabrikan. Maklum, meski 90 persen lebih komponen motor dibuat di dalam negeri oleh pemasok, namun bahan bakunya masih diimpor.

(arf/lth)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads