Jakarta, Kota Paling Macet di Seluruh Dunia

- detikOto
Rabu, 04 Feb 2015 15:36 WIB
Jakarta -

Jakarta macet, Jakarta macet, itulah kalimat yang sering dilontarkan oleh masyarakat Indonesia khususnya Jakarta dan sekitarnya. Bukan sekedar ucapan, buktinya Jakarta memang menjadi kota paling macet di antara kota-kota besar lainnya di seluruh dunia.

Itu bukan sekedar penilaian orang lho, tetapi berdasarkan survei produsen oli Castrol yang menuangkannya dalam Castrol Magnetec Stop-Start index. Survei tahun 2014 yang dilakukan oleh Castrol ini melibatkan kota-kota besar yang ada di seluruh dunia.

Castrol menghitung jumlah berapa kali di kota itu kendaraan melakukan start-stop (berjalan dan berhenti) per tahunnya. Data itu didapatkan dari data GPS pengguna Tomtom di seluruh dunia.

Hasil survei itu menunjukkan Jakarta adalah kota paling macet. Di Jakarta 1 mobil dalam setahun bisa mengalami 33.240 stop-start. Jadi dalam setahun mobil bisa endut-endutan dalam kemacetan sebanyak 33.240 kali.

Kendaraan pun mengalami masa idling (diam tak bergerak) terlama di seluruh dunia. Di Indonesia total waktu idling adalah 27,22 persen. Itu artinya dari keseluruhan waktu berkendara, 27 persennya habis terjebak dalam kemacetan.

Selain Jakarta, kota paling macet lainnya diduduki oleh Istanbul, Turki dengan total 32.525 stop-start, dilanjutkan dengan Mexico City dengan total 30.840 stop-start.

Posisi keempat diduduki lagi oleh kota yang ada di Indonesia. Ya, jawabannya adalah Surabaya dengan total 29.880 stop-start, dilanjutkan dengan Petersburg, Rusia 20.040 stop-start, Moskow, Rusia 28.680 stop-start, Roma, Italia 28.680 stop-start, Bangkok, Thailand 27.480 stop-start, Guadalajara, Meksiko 24.840 stop-start dan terakhir Buenos Aires, Argentina 23.760 stop-start.

Sementara jika dibalik, kota mana yang memiliki lalu lintas yang ramah buat berkendara? Jawabannya adalah berikut:

10. Kosice, Slovakia 7.440 stop-start
9. Copenhagen, Denmark 7.440 stop-start
8. Brno, Ceko 7.320 stop-start
7. Porto, Portugal 7.200 stop-start
6. Antwerp, Belgia 7.080 stop-start
5. Brisbane, Australia - 6.960 stop-start
4. Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 6.840 stop-start
3. Bratislava, Slovakia 6.840 stop-start
2. Rotterdam, Belanda 6.360 stop-start
1. Tampere, Finlandia 6.240 stop-start

(ady/ddn)