Tak terasa usia seatbelt alias sabuk pengaman sebagai penyelamat pengendara saat berkendara memasuki usia 50 tahun. Meski sudah terhitung tua, hingga saat ini seatbelt masih berperan besar dalam dunia otomotif saat ini.
Nah untuk mengetahui sepak terjang seatbelt dan fitur keamanan kendaraan selama ini, tidak ada salahnya kita coba tarik kembali sejarah panjang dari seatbelt dan fitur keselamatan berkendara lainnya.
Seperti dilansir autoexpress, yang merangkum sejarah seatbelt selama 32 tahun telah berada di Inggris dan fitur keselamatan lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun rupanya seatbelt telah berkembang sejak 1959, penasaran bagaimana perkembangan seatbelt selama ini, yuk kita simak yang berikut ini.
- Tahun 1959-1960
Kalau melihat peran dari seatbelt, sabuk pengaman pertama kali diperkenalkan pada 1959. Pertama kali diperkenalkan oleh pabrikan asal Swedia Volvo, dengan 'Three-Point seatbelt'.
Tidak puas Volvo juga ikut mengembangkan dengan menghadirkan seatbelt, yang didukung dengan dashboard yang lebih empuk. Sehingga saat seatbelt mengunci pengendara, dashboard yang empuk tidak akan membuat wajah pengendara cacat parah.
- Tahun 1965
Tahun 1965 pertama kalinya seatbelt diresmikan, dan menjadi syarat untuk seluruh mobil baru yang diproduksi.
- Tahun 1966
Keamanan kendaraan sudah mulai menjadi fokus para industri otomotif dunia. Dan pada 1966 Jensen FF menjadi produsen pertama yang memperkenalkan fitur keselamatan Anti-Lock Brakes (ABS). Dan teknologi ini langsung diadopsi dari Aircraft Tecnology (teknologi pesawat terbang).
- Tahun 1968
Sekali lagi Volvo menjadi penyelamat dunia otmotif, di tahun 1968 Volvo menjadi yang pertama yang memiliki pelindung kepala bagian penumpang dan pengendara depan (Head Restraints).
Fitur keselamatan dari Volvo ini bertugas melindungi kepala dan leher saat tabrakan terjadi dari belakang.
- Tahun 1978
Kali ini giliran Mercedes-Benz yang berinovasi, pada 1978 Mercedes-Benz memperkenalkan sistem ABS elektronik (Electronic ABS).
Dan sistem ini langsung ditempelkan pada model tertinggi Mercedes-Benz S-Class.
- Tahun 1981
Masuk ke-era modern, akhirnya pabarikan mulai berlomba memperkenalkan sistem keamanan airbag. Seperti salah satu produsen asal Amerika The Seventies.
Namun sebelum produsen Amerika ini, sebenarnya Mercedes-Benz sudah mulai memperkenalkannya pada 1981 yang disebut Supplemental Restraint System (SRS).
- Tahun 1987
Baru di tahun 1987, akhirnya seatbelt menjadi keharusan. Dan seluruh kendaraan di Inggris diwajibkan memiliki seatbelt bagian belakang.
- Tahun 1991
Fitur keselamatan terus berkembang, Volvo melahirkan teknologi yang disebut Side Impact Protection System (SIPS). Dan ditahun ini juga seluruh pabrikan diwajibkan untuk menyediakan seatbelt bagi seluruh penumpang.
- Tahun 1994
Sekali lagi, Volvo menjadi pahlawan bagi industri otomotif. Volvo pun memperkenalkan airbag bagian samping. Sehingga bisa memberikan keamanan saat kecelakaan terjadi dari samping.
- Tahun 1995
Pada 1995 dengan bantuan Bosch, Mercedes-Benz menjadi pabrikan pertama yang menggunakan Electronic Stability Control. Dan kembali fitur keselamatan ini pertama kali diselipkan pada model S-Class.
- Tahun 1996
Kali ini giliran pabrikan asal Korea KIA yang memperkenalkan airbag untuk lutut. Fitur ini pun diselipkan pertama kali pada SUV Sportage.
Dan ditahun ini juga, menjadi tahun berdirinya lembaga keamanan berkendara di Eropa EURO NCAP. Sekaligus menjadi lembaga pertama yang menyediakan uji tabrak pertama (Crash Testing).
- Tahun 1997 menjadi era modern dunia otomotif
Pengujian pertama EURO NCAP dan menobatkan Volvo S40 menjadi mobil pertama dengan 4 bintang yang keamanan terbaik.
Selanjutnya peraturan terus berkembang yang mensyaratkan seluruh pabrikan otomotif menyediakan fitur keselamatan terbaik. Seperti pada 2001 mobil pertama yang paling aman, dengan mendapatkan 5 bintang dari EURO NCAP yakni Renault Laguna.
Pada 2001 safety rating sudah mulai memperhatikan keselamatan bagi anak kecil.
Pabrikan sudah mulai mengembangkan teknologi keselamatan terbaik. Seperti pada 2007 Volvo S80 sudah bisa memonitoring kendaraan lain yang masuk kedalam blind spot (pandangan tak terlihat) mereka.
Dan di tahun 2015 sekarang, diprediksi kendaraan yang bisa mendeteksi hewan, bisa memberikan pencahayaan secara otomatis disaat gelap dan cruise control yang lebih canggih bakal tersedia.
Terakhir di 2018, teknologi kemanan akan berkembang. Dengan menyajikan mobil satu dengan satunya bisa berkomunikasi. Sehingga kecelakaan bisa terhindari.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk