Banjir Motor Yamaha, Kembalinya Legenda Balapan Honda

5 Artikel Populer Otomotif

Banjir Motor Yamaha, Kembalinya Legenda Balapan Honda

- detikOto
Jumat, 30 Jan 2015 08:35 WIB
Banjir Motor Yamaha, Kembalinya Legenda Balapan Honda
Jakarta - Yamaha akan membanjiri pasar roda dua tanah air dengan motor-motor terbaru. Di bulan Januari saja sudah ada 3 motor baru yakni Xeon RC, GT125 Eagle Eye dan Jupiter Z1.

Di bulan Februari, Yamaha pun akan merilis motor NMAX. Selain berita seputar NMAX yang akan menjadi pesaing serius Honda PCX di Indonesia, artikel mengenai kembalinya legenda balapan Honda juga menjadi perhatian Otolovers.

Berikut daftar berita populer otomotif Kamis (29/1/2015).

1. Banjir Motor Yamaha

Yamaha sudah siap menyerbu pasar roda dua nasional dengan motor-motor baru. Hal ini sebagai kado ultah 60 tahun Yamaha.

β€œTahun 2014 adalah tahap persiapan untuk rencana lebih besar di 2015. Kita akan meluncurkan banyak produk baru di market. Salah satunya yang akan membawa pada kesuksesan adalah teknologi Blue Core,” ujar Presiden Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing Yoichiro Kojima.

Dia menambahka semua model matik di kawasan ASEAN akan berteknologi Blue Core. Tepat 23 Januari lalu, Yamaha memperkenalkan motor Blue Core kedua yang dikembangkan dengan mesin 150 cc liquid-cooled.

β€œInilah yang terdapat pada NMAX, yang pertama kali diperlihatkan di Jakarta ini,” papar Yanagi.

2. Kembalinya Legenda Balapan Honda

Di pameran Geneva Motor Show yang akan digelar bulan Maret mendatang, Honda akan memamerkan versi produksi dari dua legenda balapannya. Yakni Honda Civic Type R dan Acura NSX.

Honda Civic Type R akan mengusung mesin 2.000 cc yang dahsyat, sedangkan Acura mengusung sistem hybrid yang tak kalah dahsyat. Selain dua mobil ini, di Geneva Motor Show Honda juga akan merilis Honda Jazz dan HR-V untuk pasar Eropa. Mobil yang akan kembali bertarung di Formula 1 juga akan dipamerkan Honda.

3. Tren Modifikasi Alphard-Vellfire

Berselang beberapa hari dari peluncuran Alphard dan Vellfire terbaru, Toyota Modellista International tak tinggal diam. Mereka langsung bergerak membuat berbagai parts modif untuk Alphard dan Vellfire.

Antara lain, bemper Aero Tourer Kit yang elegan serta memberikan kesan berotot dan lebih mewah. Yang menarik di bagian grille juga ada lampu berwarna biru yang menguatkan kesan ekslusif Alphard atau Vellfire Anda.

Modellista juga menyiapkan pelek aluminium berikut bannya. Di bagian dalam ada set lampu LED yang memberikan kesan superior di interior mobil. Untuk memudahkan penumpang masuk ke mobil, ada LED Courtesy Lamps yang menyala saat pintu geser dibuka.

Sementara itu Toyota Technocraft juga merilis parts-parts modif TRD untuk Alphard dan Vellfire. Seperti halnya Modellista mereka juga menawarkan pelek 19 inci, bemper aero kit, TRD suspension kit, performance damper untuk mendorong performa Alphard.

Untuk harganya, TDR membanderol parts-parts ini mulai 229.000 yen unntuk aero kit, TRD suspensi 104.000 yen, damper 90.000 yen dan pelek aluminiumm masing-masing seharga 47.500 yen.

4. Nafsu Beli Mobil Tertahan

Tahun ini, penjualan mobil diprediksi masih belum moncer, perlambatan ekonomi dan kondisi ekonomi global yang tidak menentu akan membuat orang Indonesia kesulitan membeli mobil.

Analisis dari Frost and Sullivan, penjualan mobil tahun ini diperkirakan hanya tumbuh 5 persen saja menjadi 1.286.000 unit.

Karena penjualan yang diprediksi stagnan itu banyak pabrikan yang mengerem produksi mobilnya.

Managing Director PT Ford Motor Indonesia Bagus Susanto menambahkan efek dari ekonomi global akan langsung berdampak pada industri otomotif tanah air. Efek itu setidaknya ada dua hal, yakni pelemahan nilai tukar dan suku bunga yang belum turun-turun meski harga BBM atau harga minyak dunia terus menurun.

β€œSebagian komponen mobil masih impor, apalagi Ford yang 100 persen Completely Built Up (CBU), nilai tukar itu merupakan rintangan, cost meningkat tapi revenue menurun,” ujarnya.

Faktor suku bunga merupakan faktor paling penting bagi industri otomotif karena di Indonesia 50-60 persen konsumen beli mobil rata-rata masih pakai kredit.

β€œYa otomatis (kalau bunga belum turun) nafsu mereka atau hormon mereka untuk beli mobil ditahan dulu,” ujarnya.


5. Masalah Mobil dengan Biaya Perbaikan Termahal

Mayoritas para pemilik mobil sudah terbiasa dengan perawatan mobil atau mengalami kerusakan mobil. Kerusakan itu dapat terjadi karena banyak, seperti lagi sial, perawatan yang salah, atau memang malfungsi komponen mobil tersebut.

Jika memang mobil Anda sering mengalami kerusakan, biaya yang dikeluarkan setiap tahun untuk memperbaiki kerusakan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Mobil yang berumur tua atau yang sudah menempuh jarak tinggi biasanya lebih rentan mengalami kerusakan.

Beberapa jenis kerusakan memang tidak membutuhkan uang yang cukup banyak. Namun, keteledoran atau lalai dalam merawat mobil secara berkala dapat mengakibatkan kerusakan mobil dengan biaya perbaikan yang memaksa Anda merogoh kocek lebih dalam.

Kerusakan mobil dengan perbaikan termahal antara lain kerusakan mesin, transmisi, gasket dan kompresor AC.
Halaman 2 dari 6
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads