Karenanya, kebijakan penyesuaian harga Premium baik naik atau turun tidak berpengaruh besar.
"Kalau ke komunitas Agya sendiri enggak terlalu heboh. Soalnya kan Agya sudah harus pakai Pertamax. Jadi enggak begitu pengaruh," kata salah seorang pecinta Toyota Agya yang tergabung dalam Toyota Agya Club (TAC) Fathur saat dihubungi detikOto, Rabu (31/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai pengguna motor, terus terang saya sendiri enggak pakai BBM subsidi ya. Jadi enggak terlalu berdampak. Kalau saya yang penting adalah kualitas BBM non subsidi. Kecuali kalau terpaksa misalnya di daerah cuma ada Premium ya terpaksa," katanya.
Fery Irawan, Korwil Rio Owners Community Jawa Barat pun tetap menggunakan BBM non subsidi meski harga BBM subsidi turun. Menurutnya, sebagai pegiat otomotif, orang-orang pasti sudah mengetahui perbedaan kualitas BBM non subsidi dibandingkan BBM subsidi.
"Sebetulnya saya tetap pakai Pertamax. Sebelum turun juga enggak terlalu pengaruh. Saya tetap pakai oktan tinggi. Kalau yang senang otomotif sih pasti ngerti ya. Memang terasa lebih halus," ujarnya.
Bahkan, rata-rata pengguna Kia Rio yang tergabung dalam komunitas Rio Owners Community sudah menggunakan BBM beroktan 92. Apalagi, kata Fery, sejak harga Premium dengan Pertamax tidak jauh berbeda beberapa waktu lalu.
"Satu komunitas juga pakai Pertamax. Kemarin pas dibahas di grup komunitas (tentang penurunan harga BBM subsidi) enggak ada respons yang gimana-gimana ya. Soalnya rata-rata udah pakai RON 92. Karena kan yang mobil-mobil sekarang harusnya pakai RON 92," tambahnya.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...