HUD merupakan layar transparan yang diproyeksikan ke kaca mobil. Layar ini bisa menampilkan informasi seputar mobil dan bahkan menyatukan informasi dari telepon genggam Anda.
Seperti dilansir Forbes, Senin (29/12/2014), perusahaan otomotif telah memprediksi perkembangan pasar di sektor otomotif HUD beberapa tahun ke depan. Sebagian besar setuju bahwa pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 25 persen merupakan peningkatan minimum hingga 2020.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
HUD dapat membantu perhatian pengendaranya untuk tetap fokus pada jalan daripada harus menengok ke bawah pada panel instrumen. Semua informasi yang dikirim kepada pengemudi berada di garis pandang yang memungkinkan pengemudinya tetap menjaga pandangannya ke jalan.
Hal itu menambah daya tarik terhadap peningkatan pasar teknologi HUD. Salah satu perusahaan riset MarketsandMarkets mengangap, pasar teknologi HUD akan meningkat sampai US$ 8,3 miliar (Rp 103,2 triliun).
Sebagai gambaran, sistem HUD telah hadir di sektor penerbangan selama puluhan tahun. Tapi kini, sistem yang membantu fokus pengendara sudah mulai hadir di produk otomotif.
Jepang merupakan negara pertama yang mengembangkan HUD untuk mobil pada 2010. Tapi, diperkirakan sebelum 2020 Jepang bakal tersusul oleh Uni Eropa.
HUD juga bisa diaplikasi bagi pengendara motor. Perusahaan seperti Bikesystems kini sudah memprodksi HUD untuk motor. Minat terhadap gadget ini semakin tinggi karena tingginya angka kecelakaan motor. Motor 40 persen berisiko mengalami kecelakaan yang berujung kematian.
"Dan kecelakaan biasanya lebih buruk dari mobil," ujar pendiri Bikesystems Dave Vout.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi