Persoalan pelik yang terjadi di abad ke-21 ini adalah pemborosan bahan bakar dan polusi emisi gas buang yang berujung meningkatnya efek rumah gas kaca. Penggunaan kendaraan bermotor - meski untuk jarak dekat sekalipun - menjadi penyebabnya. Menjawab masalah itu, seorang pengusaha angkutan membuat becak bertenaga listrik, Mellowcabs.
Seperti dilansir laman BBC, Selasa (21/10/2014), adalah Neil du Preez, seorang ahli pupuk kimia asal Franschhoek,Afrika Selatan yang membuat becak bertenaga setrum itu.Β
Dia menyebut becak listrik buatannya itu merupakan solusi bagi dunia pada abad 21 ini yakni kemacetan, efek rumah kaca akibat polusi emisi gas buang, serta kelangkaan bahan bakar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketidakefsienan itu bukan hanya berkurangnya produktivitas masyarakat yang kerap terjebak kemacetan, tetapi juga borosnya bahan bakar. "Disinilah perlunya kendaraan yang bersih emisi gas buang, cepat, dan nyaman,"ucapnya.
Preez yang menciptakan becak listrik Mellowcabs bersama koleganya Kobus Breytenbach, itu menyebut meski bertenaga listrik namun performa becaknya tak kalah dengan taksi bermesin konvensional.
"Kinerja becak kami setara dengan taksi biasa (bermesin konvensional), dan sesuai dengan standar laik jalan internasional. Sehingga, bisa beroperasi secara legal dan aman di semua jenis jalan," tuturnya.
Becak ini berbobot 230 kilogram, dengan kapasitas dua penumpang dan seorang pengemudi. Selain menggunakan pedal layaknya sepeda juga dilengkapi sebuah motor listrik.
Tampilannya sangat futuristik. Hanya, sayang, du Freez tak menyebutkan berapa tenaga yang dihasilkan oleh motor listrik. Begitu pun dengan kecepatan maksimal yang bisa direngkuh becak buatannya.
(arf/arf)












































Komentar Terbanyak
Tukang Tambal Ban Pungut Pelat Nomor Terbawa Banjir, Minta Tebusan Rp 50 Ribu
Lawan Arah di Malaysia Didenda Rp 60 Juta, di Indonesia Cuma Rp 500 Ribu
Pengendara Singapura Banyak yang Mau Balik Beli Mobil Bensin