Karena Suzuki menilai mobil saat ini bisa meningkatkan status sosial seseorang.
"Beli mobil kini untuk status sosial, karena akan banyak yang berpikir, 'yang penting gue punya mobil, mau di pakai atau tidak, tidak masalah', kalau bensin harganya mahal ya naik angkutan umum, tidak masalah kalau mabil di parkir di rumah," ujar 4W Sales, Marketing & DND Director PT Suzuki Indomobil Sales Davy J. Tuilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau menurut kami tidak masalah, memang subsidinya mau habis. Kalau tidak dibuat langkah ini, kedepannya akan susah. Cepat atau lambat harga bensin juga akan meningkat, kalau menurut saya tidak akan mempengaruhi penjualan mobil," ujar Davy.
"Paling signifikan akan mempengaruhi behaviour memakai mobil, ada alternatif lain ya mereka akan menggunakan kendaraan lain. Dan menurut Saya kalau pengendara tidak bisa mengisi premium di tol, mereka akan mengisinya diluar. Oleh sebab itu tidak akan mempengaruhi penjualan," tambahnya.
(lth/syu)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?