Pabrik itu berada di kota Kunshan di Jiangsu, sekitar 1 jam perjalanan dari Shanghai. Ini adalah pabrik pembuat pelek untuk beberapa raksasa otomotif dunia, termasuk General Motors.
Penyelidikan awal menunjukkan kalau ledakan di Kunshan Zhongrong Metal Products Co Ltd. yang terjadi kemarin dipicu api yang dinyalakan di ruang penuh debu. Pemerintah setempat menggambarkan insiden itu sebagai pelanggaran keamanan yang serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat hal ini, kantor berita negara Xinhua mengatakan bahwa dua perwakilan perusahaan telah dibawa ke tahanan polisi. Bahkan Presiden China Xi Jinping menuntut penyelidikan penuh dan mengatakan bahwa mereka yang ditemukan bertanggung jawab harus dihukum.
Saking kencangnya, suara dari ledakan di pabrik ini terdengar hingga radius 2 km. Seorang penjaga keamanan dari sebuah pabrik yang berdekatan, yang menolak disebutkan namanya, mengatakan kalau dampak dari ledakan itu begitu besar sehingga menghancurkan jendela posnya yang terletak sekitar 500 meter dari lokasi ledakan.
Korban-korban ledakan ini banyak yang mengalami luka bakar. Hal itu membuat pemerintah Kunshan sampai harus membawa dokter-dokter dari Shanghai dari wilayah lain yang berdekatan untuk membantu mereka.
"Dalam 20 tahun saya bekerja, saya belum pernah melihat begitu banyak pasien dengan luka bakar di lebih dari 80 persen dari tubuh mereka," seorang dokter senior yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip Reuters.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?
Isi Garasi Anggota DPRD yang Merokok sambil Ngegame saat Rapat