"Untuk para pengemudi atau para sopir bus, ingat dalam perjalanan Anda itu sedang membawa manusia bukan membawa barang. Bahkan Anda akan membawa sekitar 40-50 orang, dan semuanya mengandalkan Anda," ujar Kabid. Dikmas Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia Kombes Pol. Pudjiono, di Sunter Jakarta Utara, saat pelepasan 'Mudik-Balik Bareng Honda', Rabu (23/7/2014).
Dirinya meminta seluruh spir bus, agar lebih berhati-hati dalam berkendara. "Ingatlah seorang pengemudi itu adalah pekerjaan yang mulia, sama seperti seorang petugas polisi. Di saat orang-orang banyak melakukan perjalanan mudik, Anda tidak mudik malah mengantarkan orang lain mudik. Begitu juga dengan polisi, masih harus mengatur kelancaran jalanan agar pemudik bisa cepat sampai," tambah Pudjiono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ikuti petugas kepolisian di jalan saat Anda disuruh mengambil jalur alternatif, selain itu pelan-pelan saja saat melintasinya karena jalanannya pasti lebih kecil, lebih sabar jangan saling menyerobot yang menyebabkan kemacetan. Dan di saat bertemu jalan utama jangan mengebut, ingat Anda itu membawa manusia bukan Barang," ujar Pudjiono.
Pudjiono kemudian mengucapkan penghargaannya buat produsen motor seperti Honda yang membu menegakkan keselamatan berkendara. "Dengan mengadakan 'Mudik-Balik Bareng Honda'dengan menggunakan bus, sehingga sangat mengurangi pemudik yang menggunakan sepeda motor," katanya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih