Namun siapa yang menyangka, transaksi yang didapat pada ajang tahunan ini paling banyak disumbangkan dunia otomotif.
Seperti yang disampaikan Ketua panitia Jakarta Fair 2014, Murdaya Widyawimarta, saat pembukaan Jakarta Fair 2014 di JI Expo Kemayoran, Senin (9/6/204).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Murdaya menambahkan setiap tahun traksaksi di Jakarta Fair Kemayoran terus mengalami peningkatan. Dan industri otomotif yang paling berjasa, dengan menyumbang transaksi paling banyak.
" Di 2012 sebanyak 4,5 juta pengunjung memadati Jakarta Fair, di 2013 sebanyak 4,8 juta pengunjung PRJ. Selain itu nilai traksaksi bisnisnya selalu meningkat, di 2012 mencapai Rp 4 triliun, di 2013 mencapai Rp 4,5 trilin 2013," katanya.
"Tahun ini bisa mencapai Rp 5 triliun atau lebih, dan akan dihadiri 5 juta pengunjung. Dan dunia otomotif yang paling banyak menyumbang transaksi, diikuti aksesorisnya, ponsel, baru diikuti bidang lainnya," tambahnya.
Hal ini pun diakui oleh Plt. Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.
"Iya, memang industri otomotif yang paling banyak menyumbang," ujarnya.
Namun Ahok menegaskan, Jakarta Fair memiliki konsep berbeda dengan Pekan Raya Jakarta di Monas. "Kami buka PRJ di Monas bukan sebagai tandingan. Kalau bisa diibaratkan, satu mal dan yang satu pasar tradisional," kata Ahok.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk