Ada beberapa produk andalan seperti Penzstar Supreme Platinum SAE 15W-40 untuk kendaraan roda empat dan 10W-30 untuk roda dua.
"Kami memutuskan untuk masuk pasar ritel dan memperkenalkan produk-produk kami yang siap diserap oleh pasar di hampir semua lini," ujar pendiri PT Penzstar Panca Persada, Teddy Harijono, di Hotel JW Marriot Jakarta, Rabu (18/12/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk pelumas motor kami kenalkan di Rp 28-35 ribu per liter, dan untuk pelumas mobil Rp 35-45 ribu per liter," ujarnya.
Penzstar Supreme Platinum SAE 15W-40 merupakan pelumas yang diperuntukan kendaraan roda empat. Produk ini mengandalkan teknologi baru dengan API CI-4 yang bisa digunakan pada kendararaan bermesin diesel maupun bensin.
Pelumas ini mengandung aditif berteknologi tinggi mampu mengontrol oksidasi, sehingga memberikan perlindungan yang efektif tergadap pembentukan deposit piston sebagai akibat dari temperatur yang tinggi, keasuan korosi serta pembentukan busa. Dimana Produk yang satu ini telah melalui pengujian untuk iklim tropis.
Sedangkan untuk Penzstar Ultra Matic 10W-30 merupakan pelumas untuk kendaraan roda dua. Dimana Penzstar Ultra Matic 10W-30 diciptakan khusus untuk mesin berkapasitas kecil yang umum digunakan untuk sepeda motor matic.
Keunggulan yang diberikan oleh pelumas ini antara lain adalah mengurangi tingkat kehausan metal, sehingga dapat memperpanjang umur mesin.
Selain itu pelumas Penzstar untuk motor matik ini juga bisa memberikan kestabilan dengan menjaga ketebalan lapisan film untuk mencegah kontak langsung dengan permukaan logam, melindungi mesin dari kondisi operasi yang berat (pada putaran tinggi), mencegah terbentuknya deposit korosi.
Selain itu pelumas Penzstar Ultra Matic 10W-30 dikatakan telah melampaui spesifikasi API SL, JASO MB, sehingga tidak memerlukan tambahan aditif (lebih banyak penggunaan aditiktif) dan mampu membuat mesin lebih mudah dihidupkan pada saat keadaaan dingin.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS