'Beli BBM Pakai Kartu? Rumit!'

'Beli BBM Pakai Kartu? Rumit!'

- detikOto
Rabu, 16 Okt 2013 13:02 WIB
Beli BBM Pakai Kartu? Rumit!
Jakarta - Rencana baru yang akan diterapkan oleh pemerintah adalah penggunaan Kartu Fasilitas BBM Subsidi yang wajib digunakan bagi masyarakat yang akan membeli BBM subsidi. Rencana ini juga ternyata mendapat tepisan yang cukup keras.

Terutama dari komunitas mobil Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia (AXIC) yang menyatakan kalau rencana pemerintah itu akan merumitkan masyarakat khususnya pengguna BBM Subsidi.

"Rumit! Prosesnya sudah pasti akan membuat masyarakat jadi ribet karena harus bolak-balik ke bank," kata Sekertaris Umum Axic, Darlan Nuryandi kepada detikOto.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harusnya, lanjut pria yang akrab disapa Om Andi ini, peraturan jika memang ingin membatasi dan memantau pengguna BBM Subsidi jangan seperti ini. Kalau seperti ini akan merugikan di satu pihak.

"Pembatasan non subsidi dan subsidi sudah mulai bagus. Tapi kalau seperti ini kami tidak setuju. Mending diperjelas kendaraan yang dapat menggunakan BBM Subsudi itu seperti apa," tuntasnya.

Sebelumnya Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo menuturkan kalau pengguna mobil ingin dapat kartu BBM subsidi ini harus datang ke bank yang menerbitkan kartu.

Saat konsumen berada di bank, calon penerima Kartu Fasilitas BBM Subsidi harus mengisi data pribadi seperti KTP dan copy STNK.

"Nantinya untuk dapatkan kartu BBM subsidi ini harus menunjukkan copy STNK kendaraannya, pihak bank akan mendata kendaraan ini milik siapa, alamatnya dimana dan sebagainya," ucapnya.

Cara mendapatkannya hampir sama seperti kartu e-money atau e-toll card. "Tujuannya agar semua kendaraan yang membeli BBM terdata volumenya, terdata beli di mana saja, sehingga bisa diketahui berapa sebenarnya konsumsi BBM nasional, berapa negara harus mengeluarkan anggaran BBM subsidi," kata Susilo.

(ady/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads