Benua biru tengah memfokuskan untuk bisa memperbanyak kendaraan ramah lingkungan melintas disetiap jalanan negara-negara Eropa. Tentu hal ini menambah beban para produsen untuk bisa mewujudkannya.
Seperti dilansir autocar, Senin (14/10/2013), peraturan emisi yang semakin ketat, membuat setiap produsen mengeluarkan kocek yang tidak sedikit untuk melahirkan teknologi terbaru.
Bahkan dampak yang bakal dirasakan ialah meningginya harga jual mesin diesel dibandingkan dengan mesin besin. Meski mesin bensin juga bakal mengalami peningkatan harga jual. Dan ini yang bisa menjadikan setiap pengendara enggan menggunakan mesin diesel yang ramah lingkungan, dan bisa membuat mesin diesel menuju kepunahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan Joe akui selain proses yang mahal dan panjang, masih ada lagi yang bisa membuat harga bahan bakar solar terus meninggi.
"Selain itu ada juga biaya sistem pembuangan setelah perawatan untuk EU 6.1 mendatang dan EU 6.2 (kualitas bahan bakar). Diman terakhir ini telah memiliki batas lebih memberatkan emisi NOx dan partikulat," ujarnya.
Memang saat ini pasar Eropa untuk mobil baru lebih banyak didominasi oleh penggunaan mesin diesel, mencapai 55 persen kendaraan di Uni Eropa. Seperti di Inggris sebanyak 50 persen kendaraan bermodalkan mesin diesel. Bahkan untuk Spanyol dan Perancis mencapai 70 persen.
(lth/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?