Era Mesin Diesel di Eropa Punah?

Era Mesin Diesel di Eropa Punah?

M Luthfi Andika - detikOto
Senin, 14 Okt 2013 15:22 WIB
Era Mesin Diesel di Eropa Punah?
Autocar
Jakarta -

Benua biru tengah memfokuskan untuk bisa memperbanyak kendaraan ramah lingkungan melintas disetiap jalanan negara-negara Eropa. Tentu hal ini menambah beban para produsen untuk bisa mewujudkannya.

Seperti dilansir autocar, Senin (14/10/2013), peraturan emisi yang semakin ketat, membuat setiap produsen mengeluarkan kocek yang tidak sedikit untuk melahirkan teknologi terbaru.

Bahkan dampak yang bakal dirasakan ialah meningginya harga jual mesin diesel dibandingkan dengan mesin besin. Meski mesin bensin juga bakal mengalami peningkatan harga jual. Dan ini yang bisa menjadikan setiap pengendara enggan menggunakan mesin diesel yang ramah lingkungan, dan bisa membuat mesin diesel menuju kepunahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biaya untuk memenuhi Euro 6 (kualitas bahan bakar) dan Euro 7 sesuai peraturan akan menjadi masalah besar. Seperti ada kemungkinan berkurangnya kapasitas penyulingan bensin di Eropa. Hal ini akan memaksa naiknya harga solar, karena harus melalui proses yang panjang," kata head of product development for Ford of Europe, Joe Bakaj.

Bahkan Joe akui selain proses yang mahal dan panjang, masih ada lagi yang bisa membuat harga bahan bakar solar terus meninggi.

"Selain itu ada juga biaya sistem pembuangan setelah perawatan untuk EU 6.1 mendatang dan EU 6.2 (kualitas bahan bakar). Diman terakhir ini telah memiliki batas lebih memberatkan emisi NOx dan partikulat," ujarnya.

Memang saat ini pasar Eropa untuk mobil baru lebih banyak didominasi oleh penggunaan mesin diesel, mencapai 55 persen kendaraan di Uni Eropa. Seperti di Inggris sebanyak 50 persen kendaraan bermodalkan mesin diesel. Bahkan untuk Spanyol dan Perancis mencapai 70 persen.

(lth/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads