Training Director Jakarta Defensive Driving Center (JDDC), Jusri Pulubuhu mengatakan, imajinasi Dul sebelum terjadi kecelakaan mengalahkan akal sehatnya. Sehingga Dul bersama temannya yang mengendarai Mitsubishi Lancer EX mengalami kecelakaan fatal.
"Kemampuan imajinasi anak usia 13 tahun mengalahkan logika mereka. Ketika mereka di belakang kemudi, cuma imajinasinya keluar, dan bermacam-macam. Bisa juga seperti main game. Dan ini sangat berbahaya," kata Jusri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini seperti yang dikatakan Jusri sangat berbahaya dan mengurangi konsentrasi pengendara.
Β
"Saya khawatirkan analisa imajinasi itu terjadi pada Dul. Imajinasi ini tinggi sekali dan mengalahi kemampuan berlogika. Orang dewas imajinasinya lebih tinggi tapi logikanya bermain dan sanggup mengantisipasi. Sementara Dul belum bisa mengalahkan imajinasinya," tutup Jusri.
Dul kehilangan kendali Mitsubishi Lancer EX bersama temannya. Mobil berlabur hitam ini menabrak pembatas jalan dan menghantam Toyota Avanza dan Daihatsu Gran Max sehingga menewaskan 6 orang.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin