"Jelek (bensin Pertamina) siapa yang bilang? sekarang saya tanya yang disetujui bensin kita itu yang bersubsidi berapa? Ron 88 kan sesuai yang disyaratkan Dirjen Minyak dan Gas Bumi," ujar Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Rabu (10/7/2013).
Kata Karen, kecuali jika bensin premium yang diproduksi dan di jual oleh Pertamina ternyata kualitas Ron-nya di bawah 88 baru bisa bilang bensin Pertamina jelek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Asal tahu saja, kalau kita beli minyak dari Singapura (Petral) MOBSnya 93 (Ron 93) itu harganya diturunkan menjadi harga Ron 88," tandasnya.
(rrd/syu)










































