Nantinya banyak masyarakat yang membeli mobil murah lalu tak lagi menggunakan jasa bus untuk alat transportasinya.
Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh Direktur Utama PT San Putra Sejahtera Kurnia Lesani Adnan, saat berbincang dengan detikOto, di Bandung, Jawa Barat, Senin (8/7/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi, pihak operator masih memiliki harapan besar dibalik semua itu. Secercah sinar terang itu datang dari secara tidak langsungnya masyarakat ketika mobil murah resmi dijual belum pasti langsung membeli dan beralih.
"Harapannya masih besar, karena pasti ada yang masih naik bus, karena masyarakat belum bisa langsung beli mobil murah begitu saja," yakin Lesani sambil tersenyum.
(ady/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Intip Garasi Gubernur Terkaya di RI yang Hartanya Tembus Rp 900 Miliar