Produsen mobil global yang bekerjasama dengan Google kini tengah sibuk menguji coba sebuah mobil teknologi tanpa sopir. Mobil tersebut digadang-gadang sebagai mobil masa depan. Namun di balik serunya pengembangan dari masing-masing produsen mobil, ternyata teknologi ini sudah digunakan oleh tentara Israel lebih dulu.
Kendaraan autonomous yang dijuluki Guardian UGV. Tentara Israel sendiri sudah memiliki 8-10 unit mobil tanpa sopir untuk menjaga perbatasan antara Israel dan jalur Gaza.
Dilansir carscoops, Rabu (20/3/2013) mobil canggih ini didanai oleh Departemen Pertahanan Israel. Selain untuk memantau kondisi perbatasan, G-Nius diperbantukan untuk menyelamatkan nyawa tentara ketika mereka dalam kondisi berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, bodi dan rangka mobil itu sendiri diproduksi oleh sebuah perusahaan bernama G-Nius, sedangkan sistem komputer dikembangkan oleh Ben-Gurion University of the Negev.
Meski bisa dikendalikan jarak jauh, kabin mobil ini sesungguhnya bisa menampung 2 orang. Seorang pengembang Hugo Guterman mengatakan 2 orang tersebut salah satunya bisa mengendalikan kendaraan secara manual dan 1 lagi bisa menavigasi medan dan mengumpulkan informasi dari kamera mobil dan sensor yang tersemat. Informasi yang didapat akan dikirim ke pusat, selanjutnya kantor pusat akan mengirimkan data ke pesawat tempur. Dan pesawat tempur pun bertindak untuk mengebom daerah yang dianggap bahaya oleh tentara Israel.
Mobil tanpa sopir G-Nius ini bisa berpatroli di hutan, perkotaan yang notabenenya banyak jalan sempit. Guterman tidak menjelaskan apakah mobil ini bisa menyimpan perlengkapan persenjataan layaknya tank perang, atau memang hanya dikhususnya untuk berpatroli.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Prabowo Mau Buka Pabrik Mobil di RI: Kenapa Kita Jadi Pasar Mobil Orang Lain?
Prabowo Sebut Semua Mobil-motor Bakal Pakai Listrik, Orang Kaya Isi Bensin
Pujian Media Asing Buat Veda Ega Pratama usai Cetak Sejarah di Moto3