Survei dari Liberty Mutual Insurance and Students Against Destructive Decisions seperti dilansir Drive On, Rabu (15/6/2011) menuturkan sekitar 68 persen pengemudi remaja yang hampir mengalami kecelakaan ini mengaku sering hilang konsentrasi karena perilaku mengendara yang tidak benar.
Seperti ber-SMS disaat mengemudi, atau seringnya para pengendara muda ini mengubah musik yang menyebabkan hilangnya konsentrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu 21 persen siswa ini mengatakan cuacalah yang menjadi penyebab utama yang membuat mereka hampir meninggal dunia.
Namun ketika ditanya apa yang mereka lakukan di saat berada dalam mobil pada saat kejadian, remaja mengaku berkendara yang bisa membahayakan diri mereka sendiri.
Seperti:
- Ngebut 30 persen
- Nge-SMS ketika berkendara: 21 persen
- Mengobrol dengan penumpang yang membuat hilang konsentrasi 20 persen
- Kehilangan konsentrasi saat mengganti lagu dalam MP3 player 17 persen.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi