Dalam siaran pers Mazda, Selasa (7/6/2011), pemindahan produksi dari pabrik AutoAlliance International (AAI) di Michigan, AS, itu dilakukan Mazda untuk meningkatkan efisiensi proses produksi globalnya.
"Saat ini, pembuatan Mazda6 (dikenal dengan Atenza di Jepang) berada di 3 lokasi yakni Pabrik Hofu di Jepang, AutoAlliance International (AAI) di Michigan dan di FAW Car Co di Changchun, Provinsi Jilin, China. Kami akan memindahkan produksi untuk Amerika Utara ke Hofu untuk memperbaiki produksi dan efisiensi investasi dan untuk mengoptimalkan bisnis kami," ujar Representative Director and Chairman of the Board, President and CEO of Mazda Motor Corporation Takashi Yamanouchi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Keputusan untuk merelokasi ke Hofu merupakan keputusan paling masuk akal untuk bisnis," ujarnya.
AAI dibentuk oleh Mazda dan Ford pada 1985 lalu. Pabrik AAI yang memiliki sekitar 1.700 pekerja ini mulai berproduksi pada 1987. Total produksinya hingga sekarang mencapai 1,7 juta mobil Mazda termasuk MX-6, Mazda 626 dan Mazda6.
Kabar penghentian produksi ini sudah muncul pada pekan lalu. Hal ini muncul mengingat kapasitas produksi Mazda di AS yang masih kecil.
Setahun saat ini Mazda hanya membuat 45.000 mobil di AS, atau hanya setengahnya dari kapasitas produksi. Hal ini terjadi setelah krisis keuangan beberapa waktu lalu melanda AS yang membuat angka penjualan mobil di sana jatuh. Jadi sebenarnya wajar saja jika Mazda memilih untuk menghentikan produksi di AS.
Mazda dan Ford selama ini memang bekerja sama dan membentuk joint venture di beberapa negara. Di Thailand misalnya, mereka membuat Ford Fiesta dan Mazda2 di pabrik yang sama dan dikirim ke Indonesia.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?
Dealer Mobil Jepang Berguguran di RI, Menperin Wanti-wanti Begini