"Kalau kita mau sukses, pemerintah dan ATPM harus kerja sama. ATPM jangan ambil untung kegedean. Pemerintah juga jangan ambil pajak yang gede," ungkap Presiden Director PT Hyundai Mobil Indonesia, Jongkie D Sugiarto yang juga merupakan salah satu ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ini.
"Pemerintah kan banyak dapat pajak. BBN, PKB, PPnBM. Dan yang patut diingat, penurunan tarif bukan berarti penurunan untung. Semua tergantung volume," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini pemerintah sedang menggodok konsep mobil murah untuk rakyat Indonesia. Mobil ini diproyeksi untuk membuat pemerataan kepemilikan mobil.
Harga jual mobil yang ikut program low cost car dan eco car ini pun cukup menggiurkan yakni diperkirakan berkisar sekitar Rp 80 jutaan.
"Potensinya sangat besar untuk berhasil. Misalnya harga dasar mobil Rp 100 juta, lalu pemerintah kurangi pendapatan pajak Rp 10 juta dan ATPM juga kurangi pendapatan Rp 10 persen, saya yakin harga itu akan bisa dicapai dan bisa sukses," tandasnya.
(syu/ddn)










































