Pada bulan April 2011, Honda membukukan penjualan sebesar 2.056 unit, turun sebanyak 2.136 dibanding bulan Maret 2011 yang mencapai 4.193 unit.
"Tingkat produksi saat ini belum berjalan normal karena masih terimbas belum stabilnya pasokan komponen akibat bencana gempa bumi yang terjadi di Jepang," ujar Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy dalam siaran pers, Selasa (3/5/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami harap kondisi tersebut akan berangsur normal dalam waktu yang secepatnya," ujarnya.
Bulan April lalu, penyumbang terbesar terhadap penjualan Honda berasal dari New Honda CR-V dan New Honda Freed. Yang masing-masing terjual 995 unit dan 523 unit pada bulan April silam.
Β All New Honda Odyssey mencatat penjualan sebanyak 30 unit selama bulan April 2011. Dari segmen sedan, New Full Size Honda Accord yang diluncurkan pada tanggal 23 Februari lalu berhasil meraih angka penjualan sebanyak 102 unit pada bulan April lalu.
Sedan Honda lainnya, New Honda Civic terjual sebanyak 188 unit pada bulan April, meningkat 8,7% dibanding bulan sebelumnya yang terjual 173 unit. Sementara All New Honda City meraih penjualan sebanyak 218 unit.
Selain pabrikan Jepang, PT Garansindo Inter Global selaku pemegang merek Chrysler Indonesia di Indonesia juga merasakan dampak tsunami Jepang.
Managing Director PT Garasindo Inter Global, Muhammad Abdullah mengatakan akibat bencana itu, PT Garasindo tidak bisa melakukan pemesanan mobil. Sebab komponen yang dibutuhkan dari Jepang itu seperti sistem audio an pigmen cat hitam dibuat oleh perusahaan Jepang.
"Memang ada kendala, tetapi tidak fatal. Hanya Grand Cherokee hitam yang kami penuhi. Tapi kami tawarkan dengan warna lain. Selain itu audionya juga dibuat di Jepang, itu merek Panasonic," kata Abdullah.
Terlepas dari itu, PT Garasindo berusaha untuk memulihkan situasi hingga tidak menumpuknya inden. "Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi kendala tersebut," yakinnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?