Pajak Progresif, Pemilik Mobil Pilih 'Matikan' STNK

Pajak Progresif, Pemilik Mobil Pilih 'Matikan' STNK

- detikOto
Senin, 02 Mei 2011 12:03 WIB
Pajak Progresif, Pemilik Mobil Pilih Matikan STNK
Jakarta - Pajak progresif membuat banyak pengguna mobil terhenyak karena begitu mahalnya pajak yang harus dibayar.

Ketua II PPMKI (Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia) Roy Suryo menuturkan pajak progresif ini justru akan merugikan pemerintah.

"Ide pajak progresif ini pemikiran tidak logis dan justru merugikan pemerintah sendiri karena akan banyak yang memilih 'mematikan' STNK alias tidak bayar pajaknya," ujarnya, Senin (2/5/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk menyiasati mahalnya pajak progresif, banyak pengguna mobil memakai nama orang lain di STNK mobilnya

"Akhirnya justru tidak efektif dan membuat 'sistem tilang modern' yaitu surat tilang yang dikirim ke pemilik kendaraan sesuai STNK akan salah sasaran," ujarnya.

Sejak awal, lanjutnya, pajak progresif memang termasuk yang tidak masuk akal dan membuat pengguna mobil tidak jujur.

"Karena mengatasnamakan STNK kendaraannya dengan nama-nama lain seperti anaknya, cucunya atau bahkan pembantu-pembantunya," ujarnya.



(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads