Business Planning, Product and Order Manager PT General Motors Indonesia (GMI) Harry Yanto menjelaskan kalau Orlando akan dia masukkan dari Korea Selatan.
"Kemungkinan ada di sekitar harga itu. Harga mobil yang dimasukkan dari luar ASEAN memang tidak mungkin bisa ditekan harganya. Pajak mobil dari luar ASEAN masih tinggi, masih sekitar 40 persen dari harga," jelasnya di Plaza Bapindo, Jakarta, Kamis (28/4/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Peluang pasti selalu ada," tandasnya. "Kita mau di IIMS (Indonesia International Motor Show) sudah keluar," tandasnya.
Mobil ini memiliki desain maskulin dengan mesin berkapasitas 1.8 liter. Mesin tersebut dianggap cukup bertenaga karena mampu menyemburkan kekuatan hingga 141 hp.

Sementara untuk interiornya, nuansa mewah yang ada di eksterior juga terasa di bagian dalam. Interior Orlando menyuguhkan dashboard dual cockpit yang terinspirasi pada desain mobil sport Chevrolet Corvette dengan sentuhan cahaya biru pada konsol yang berada di tengah.
Dengan desain seperti ini, nuansa theater style pun tersemburat dengan kuat ketika kita berada di dalam kabinnya.
Colorado
Selain akan meluncurkan Orlando, Chevrolet tahun ini juga akan bersiap mengeluarkan sebuah varian lagi yakni Colorado. Mobil bermodel pikap ini akan diboyong Chevrolet dari Thailand dan akan diusahakan masuk Indonesia pada akhir tahun nanti.
"Kemarin kan baru dikasih lihat disana. Baru bulan November Thailand mulai pemasaran. Target disana kan tinggi antara 4.000-6.000 unit. Semoga kita bisa kebagian. Kita usahakan akhir tahun bisa datang," pungkasnya.
Di Thailand, pada Bangkok Motor Show, Chevrolet memamerkan Colorado yang masih dalam bentuk prototipe.
Mobil tersebut memiliki mesin diesel 2.800 cc dengan sistem penggerak all-wheel drive. Yang menarik lagi adalah penggunaan pelek besar 20 inci dengan ban offroad.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS