Honda seperti dilansir situs resminya, Senin (25/4/2011) menuturkan, produksi mobil mereka di Jepang pada bulan Maret 2011 lalu hanya mencapai 34.754 unit. Angka ini turun 62,9 persen dibandingkan angka pada periode yang sama tahun lalu.
Produksi Honda di dunia pun menyusut 19,2 persen menjadi 282.254 unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Toyota, Akio Toyoda pun langsung meminta maaf kepada konsumen yang mungkin bakal lama untuk mendapatkan mobil baru.
"Kepada konsumen yang sudah membeli mobil kami, saya meminta maaf dengan tulus untuk keterlambatan pengiriman," ujar Toyoda.
Karyawan Toyota lanjutnya, dikirim ke daerah bencana di Jepang untuk membantu proses pemulihan bencana. "Saya juga berkunjung ke daerah yang terkena bencana beberapa kali," ujar Toyoda.
Toyoda pun meyakini, proses pemulihan akan berlangsung cepat. Dan dia menuturkan untuk produksi mobil paling lambat akan kembali normal pada akhir tahun ini.
Sementara itu Nissan membukukan penurunan 52,4 persen dari produksinya. Di Jepang ada sekitar 47.590 unit mobil yang bisa diproduksi Nissan pada bulan Maret 2011.
Sedangkan Mazda mencatat penurunan 53,6 persen pada bulan Maret.
Gempa yang terjadi pada 11 Maret 2011 lalu membuat beberapa fasilitas produksi di Jepang rusak. Gempa itu juga memunculkan krisis nuklir terhebat di Jepang.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Muncul Dugaan Indonesia Dijadikan 'Tong Sampah' Pickup India