'Twin Devil' Masuk Palembang

'Twin Devil' Masuk Palembang

- detikOto
Minggu, 24 Apr 2011 11:32 WIB
Twin Devil Masuk Palembang
Palembang - Setelah dikenalkan di Bandung, PT Banteng Pratama Rubber selaku produsen
ban motor Mizzle menggebrak kota Palembang dengan ban kembar untuk motor matik, yaitu type M66 & M77 alias Twin Devil.

Acara Gathering untuk peluncuran digelar pada 9 April 2011 lalu di Hotel Sandjaja, Palembang. Acara ini sengaja dilakukan oleh PT. Banteng Pratama Rubber, sebagai upaya untuk mengguatkan pangsa pasar Mizzle, di segmen ban motor matic di tanah air.

Perkembangan motor jenis matik sudah berkembang sangat pesat hingga menyamai pasar motor bebek. Dan perkembangan motor matik diprediksi akan terus bertumbuh untuk beberapa tahun ke depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelum Twin Devil, telah hadir sebelumnya type M88, M89 dan Taranis XIR untuk memuaskan pecinta motor matic di tanah air. Diharapkan, setelah keluarnya type M66 dan M77 ini, masyarakat di Palembang dan sekitarnya dapat memilih lebih banyak lagi jenis kembangan (pattern) ban Mizzle yang bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

"Nantinya ada tiga ukuran yang dilepas ke pasaran, yakni 80/80-14, 90/80-14 dan bagi yang memilih tapak lebih lebar tersedia ukuran 100/80-14,," ujar Ronald Suherman, Advertising & Promotion Manager PT Banteng Pratama Rubber dalam siaran pers, Minggu (24/4/2011).

M66 adalah ban Mizzle untuk kelas motor matic di tahun 2010. Desain kembangan yang futurustik dan sporty tapi tetap mempertimbangkan kenyamanan berkendara sehari-hari di jalan basah maupun kering.

Groove β€œV” pada M66 didesain untuk pengendalian yang halus pada saat mengerem dan pembuangan air maksimal di jalan basah. "Sangat cocok untuk digunakan pada ban depan dan disandingkan dengan M77," ujarnya.

Sedangkan M77 memiliki kombinasi alur miring dan kontak area yang luas pada tengah badan M77, memaksimalkan pembuangan air di jalan yang basah dengan pengendalian yang halus, grip yang maksimal dan umur pemakaian yang panjang.Β 

Kedua ban ini akan dipasarkan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET):


  • 80/80-14 Rp 178.500
  • 90/80-14 Rp 212.000
  • 100/80-14 Rp 239.000
Β 


(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads