Ford Ranger Bisa 'Berenang' di Air Setinggi Hampir 1 Meter

Ford Ranger Bisa 'Berenang' di Air Setinggi Hampir 1 Meter

- detikOto
Rabu, 06 Apr 2011 14:13 WIB
Ford Ranger Bisa Berenang di Air Setinggi Hampir 1 Meter
Melbourne - Dilahirkan sebagai mobil segala medan, Ford Ranger pun menunjukkan kelasnya. Pabrikan mobil Amerika ini mengklaim kalau Ford Ranger masih mampu berjalan dengan santai meski berada di dalam air dengan ketinggian hampir 1 meter.

Kemampuan itu tentu sangat berguna bagi Ford Ranger dalam menjalankan tugasnya. Karena dengan begitu, mobil pikap ini jadi mampu melalui banjir di perkotaan atau bahkan melintasi sungai bila sedang bertugas di alam bebas. Apalagi kemampuan itu tetap bisa dinikmati meski mobil ini sedang membawa muatan penuh.

Insinyur Ranger yang menguji mobil ini mengatakan telah menguji mobil ini dengan berbagai kedalaman air dan kecepatan. Misalnya, mereka berkendara Ranger melalui 50 mm air dengan kecepatan 30 km per jam, 50 km per jam dan 65 km per jam untuk mensimulasikan bagaimana mobil ini akan melalui genangan panjang yang besar di tanah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah itu para penguji pun meningkatkan pengetesan dengan membawa Ford Ranger berenang menurun dari kedalaman 50 mm sampai 800 mm. Di kedalaman terakhir para insinyur mengendarai mobil ini dengan kecepatan 7 km perjam, atau sekitar kecepatan berjalan kaki.

"Ketika kita melalui air, kita akan menghadapi kegagalan fungsional yang mungkin ada dalam kendaraan. Yang paling penting adalah jika air disedot melalui air intake lalu masuk ke dalam mesin, sehingga terjadi hidro-lock, yang dapat membengkokkan batang piston dan berpotensi menghancurkan seluruh mesin," kata Development Engineer Ford yang bertanggung jawab terhadap kemampuan Ranger di air, Tom Dohrmann seperti detikOto kutip dari situs resmi Ford, Rabu (6/4/2011).

"Kita harus melindungi mobil dari kegagalan tersebut sehingga pelanggan kami dapat pergi lebih dalam tanpa menyebabkan kerusakan dahsyat untuk mesin mereka," tegas Dohrmann.

Untuk mendapat kemampuan berjalan di air tersebut, para insinyur Ford, merancang ulang desain dan posisi beberapa komponen kunci terutama air intake yang akhirnya mereka tempatkan di atas spatbor sebelah kanan sehingga diharapkan masih akan berada di atas garis air ketika Ford Ranger masuk ke kubangan banjir.

Selain itu pada tahap awal pengembangan Ranger, para insinyur juga menemukan bahwa posisi alternator mobil ini di mesin diesel Duratorq terlalu rendah untuk mencapai kedalaman 800 mm. Tidak hanya menyulitkan mobil ketika harus melewati air, kondisi ini juga dianggap rentan terutama ketika mobil sedang berjalan di jalan off-road karena debu dan kerikil sangat mudah menghantam.

Sementara untuk komponen yang harus berada di bawah garis air, seperti tangki bahan bakar dan sensor parkir belakang harus dibuat anti-air untuk memastikan komponen ini akan melakukan pekerjaannya bahkan ketika keadaan basah.

"Pada akhirnya kami melakukannya dan kami sangat bangga dengan Ranger yang bisa pergi ke kedalaman," kata Dohrmann. "Ketika berhadapan dengan air persimpangan, Anda akan dapat mengarahkannya ke air yang lebih dalam, melalui air, lalu keluar dari air dan ke tanah yang aman," tandasnya.
(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads