Keberhasilan Lamborghini ketika mengeluarkan Aventador nampaknya membuat pabrikan tersebut untuk terus berinovasi. Rencana tersebut timbul atas desakan Volkswagen yang merupakan pemilik Lamborghini.
Seperti diketahui, Volkswagen berambisi untuk menjadi pabrikan nomor satu di dunia pada tahun 2018 mendatang. Di antara ketiga mobil super baru itu, Elemento Sesto merupakan mobil yang waktu kelahirannya paling dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nama Sesto Elemento sendiri mengacu pada nomor atom unsur karbon yang memang angkanya 6. Dengan menggunakan serat karbon tersebut bobot tubuh mobil ini menjadi sangat ringan yakni hanya 999 kg.
Dengan tubuh super ringan tersebut dan dorongan mesin ganas khas Lamborghini Sesto Elemento bisa diajak berlari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,5 detik, dengan kecepatan maksimalnya mencapai 354 km/jam.
Mobil yang diperkirakan akan dilepas dengan harga mulai dari 1,85 juta euro atau sekitar Rp 22 miliar. Harga itu merujuk pada harga mobil konsep yang dipamerkan di Paris namun sudah dijual ke kolektor.
Setelah itu seperti detikOto kutip dari Autoevolution, Sabtu (19/3/2011) di 2013 nanti kemungkinan Lamborghini akan melahirkan pengganti Gallardo yang mungkin akan dinamakan Cabrera.
Belum diketahui persis bentuk dan spesifikasi dari Lamborghini Cabrera ini, namun yang pasti performa mobil ini lebih baik dibanding Lamborghini Gallardo yang ada sekarang.
Setelah itu, Lamborghini akan bermain dengan mobil empat pintu pertama mereka, Estoque pada tahun 2014 mendatang. Mobil konsep dari Estoque sudah diperlihatkan pada tahun 2008 silam. Tapi hingga saat ini konsep itu sama sekali belum dibangun.
Bila Lamborghini Estoque ini lahir maka Lamborghini akan memulai babak baru bisnisnya. Sebab Lamborghini hingga saat ini tidak pernah menghasilkan sebuah mobil empat pintu.
40 tahun lalu produsen Italia ini memang pernah membangun sebuah mobil empat pintu tapi bermodel coupe yang disebut Espada. Namun mobil ini dihentikan produksinya pada tahun 1978.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas