Penggunaan teknologi F1 pada Ranger ini menurut Ford diterapkan ketika pabrikan asal Amerika itu mendesain tubuh Ranger agar lebih aerodinamis.
Ahli aerodinamika Thorsten Maertens dan Neil Lewington menggunakan software simulasi yang sama dengan yang digunakan oleh tim F1 (computational fluid dynamics) ketika mendesain Ranger terbaru yang menempatkan mobil virtual dalam 1.000 simulasi sebelum akhirnya diberi lampu hijau untuk diproduksi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berkat simulator F1 itu Ford pun mampu menambah aerodinamika Ranger dengan melakukan beberapa hal mulai dari memodifikasi pilar A dan C, menambahkan spoiler kecil untuk bagian atas bak truk dan menambahkan air dam depan, yang membatasi jumlah arus yang berjalan di bawah kendaraan dan mengirimkan lebih banyak udara ke atas dan di sekitar badan kendaraan.
"Tanpa teknologi komputer, maka akan jauh lebih sulit, karena kami harus kembali ke terowongan angin untuk menguji bagian prototipe. Ada sedikit waktu bagi tim lain untuk membuat bagian-bagian itu dan kami harus memberi mereka jawabannya dengan sangat cepat," kata Lewington seperti detikOto kutip dari autoevolution, Jumat (18/3/2011).
Ranger terbaru sendiri akan diluncurkan pada akhir tahun ini dengan tiga mesin baru, termasuk dua mesin diesel Duratorq Ford TDCi dengan sampai 470 Nm torsi, dan transmisi enam percepatan yang baru.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu
Spesifikasi Motor Listrik Buat Operasional MBG, Harga Mulai Rp 49 Jutaan