Produksi Avanza dan Innova Tak Terganggu Tsunami

Produksi Avanza dan Innova Tak Terganggu Tsunami

- detikOto
Senin, 14 Mar 2011 15:05 WIB
Produksi Avanza dan Innova Tak Terganggu Tsunami
Jakarta - Bencana tsunami yang melanda Jepang tidak mempengaruhi tingkat produksi dan pemasaran Toyota khususnya jenis Avanza dan Innova. Hal ini karena mayoritas komponennya sudah diproduksi di beberapa negara di luar Jepang khususnya di Asia Tenggara.

Negara-negara yang memproduksi beberapa komponen Toyota seperti Avanza dan Innova diantaranya Indonesia, Thailand, China dan Australia. Maka, proses produksi dan perakitan dari produk mobil itu untuk diΒ  wilayahΒ  Asia Tenggara sama sekali tidak terganggu.

"80% produksi otomotif yang dihasilkan Toyota seperti Avanza dan Innova berada di beberapa negara Asia Tenggara itu," kata Environment and Social Responsibility Division Head PT Astra International Tbk M. Riza Deliyansah di acara peletakan batu pertama Pembangunan Wisma Pendidikan dan Laboraturiom Praktek SMK Negeri 1 Salam di Dusun Krapyak, Desa Seloboro, Kecamatan Salam, KabupatenΒ  Magelang, Jawa Tengah Senin (14/3/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan selain itu aktivitas tertinggi industri Toyota yang tertinggiΒ  berada di Jepang wilayah Timur. Bencana besar tsunami berada di wilayah Selatan Jepang.

"Saat kejadian salah satu direksi kami (PT Astra Internasional Tbk) Pak Sudirman juga berada di sana mengkomunikasikan kepada saya aktivitas sudah berjalan seperti biasa," ungkap Riza.

Riza menjelaskan industri otomotif yang dibangun Toyota itu memang secara jangka panjang sudah masuk dalam program sistim company di Jepang.

Sehingga jika sewaktu-waktu terjadi bencana besar di Jepang industri produksi otomotif tidak mengalami gangguan.

"Kalau anda lihat di stasiun televisi justru mobil Avanza dan Innova yang ikut terseret oleh hempasan badai tsunami itu adalah mobil merek Jepang tetapi dibuat dan didatangkan dari Indonesia. Jepang hanya mengelola masalah engine-nya saja," jelasnya.

Terkait peran pemerintah terhadap perbaikan komunikasi bisnis yang secara tiba-tiba berhenti antara Jepang dan Indonesia, belum ada peran pemerintah pusat untuk masalah ini.

"Belum tahu untuk komunikasi bisnisnya antara Toyota Jepang dan Astra Internasional di Indonesia sini. Sebab, saat ini pemerintah sebagai fasilitator kami masih fokus pada penyelamatan WNI yang di sana (Jepang)," tukas Riza.

Selain itu, tutur Riza kesadaran masyarakat Jepang terhadap early warningΒ  system bencana besar jauh tinggi dibanding warga Indonesia. Sehingga begitu bencana terjadi warga sekitar langsung mengikuti arahan pemerintah secara otomatis, cepat dan tanggap.

(hen/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads