Mobil yang dibuat oleh Mia Electric ini diperkenalkan dengan model mutakhir yang akan menggunakan baterai EVida 8 kWh.
Sebagai ancang-ancang, Mia sudah menggelontorkan dana investasi hingga lebih dari US$ 250 juta atau sekitar Rp 2,1 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil yang memiliki ruang kargo hingga 1.500 liter ini mampu menjelajah jalan hingga 80 sampai 90 km hanya dengan sekali charge dan dapat diisi penuh dengan daya 220 volt selama 3 jam saja.
Baterai menggunakan baterai lithium-iron-phosphate. Baterai tersebut disebut-sebut lebih kuat dari baterai mobil listrik biasa.
Bila sedang buru-buru, Mia cukup diisi selama 10 menit untuk berjalan sejauh 8 km.
"Kami tunjuk EVida berdasarkan kemampuan mereka untuk menyediakan baterai yang fleksibel dengan biaya rendah namun dengan kualitas tinggi yang disesuaikan dengan karakteristik pribadi kita, ditambah dengan akses ke keahlian tak tertandingi dan daya tahan tingkat tinggi bagi pelanggan kami," jelas Managing Director Mia Electric Laurent Buffeteau seperti detikOto kutip dari Autoevolution, Senin (7/3/2011).
"Perjanjian tersebut merupakan tonggak penting dalam mewujudkan visi Evida, dan merupakan kesaksian untuk filosofi kami, whole vehicle view dimana teknologi kami telah dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan klien kami, dan yang lebih penting ini adalah solusi yang ekonomis dan berkelanjutan untuk Mia Electric maju," ujar Jonathan Shine, Co-Founder dan VP Pengembangan Bisnis EVida.
Rencananya mobil yang memiliki kursi 3 dan 4 penumpang ini akan mulai proses penjualan dan akan segera dikirim ke para pemesannya pada bulan Juni 2011 di Prancis dan Jerman.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS