Grand Vitara yang ditarik adalah Grand Vitara 2.4 produksi 2009-2010 karena mengalami masalah pada pulley tensioner. Akibatnya setir mobil terasa berat. Pengerjaan untuk melakukan penggantian sendiri hanya membutuhkan waktu 42 menit.
"Kami tidak mempermasalahkan waktu, atau seberapa cepat recall ini akanΒ selesai. Karena yang terpenting untuk kami adalah recall ini harus selesai 100 persen tanpa ada yang tertinggal satu pun," ujar Service Operational Manager PT SIS, Rieky Patrayudha. Rieky Patrayudha saat dihubungi detikoto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Recall Grand Vitara ini telah dimulai sejak tanggal 15 Februari lalu dan ini masih terus berjalan. Dari data Suzuki, sampai hari Jumat (18/2/2011) sudah sebanyak 185 unit Grand Vitara yang telah dipanggil. "Namun saya lupa itu untuk daerah Jakarta saja atau seluruh Indonesia," katanya.
Suzuki aku Rieky memiliki beberapa kendala dalam melakukan hal ini dari mulai sosialisasi hingga pada pengiriman komponen pengganti untuk di daerah-daerah.
"Kalau stock sih semua sudah ready, tetapi apabila di daerah tersebut ternyata kehabisan barang untuk mengganti bagian yang rusak atau mengalami Emergency Order. Maka para konsumen akan dihubungi melalui diler masing-masing, untuk menunggu 2-3 hari berikutnya karena harus menunggu barang pengganti dari Jakarta," tutup Rieky.
(syu/syu)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS