yang sanggup mendapat nilai tinggi dalam tes keamanan Eropa, Euro NCAP. Di pengetesan ini, Mitsubishi i-MiEV mendapat empat bintang.
Dari tujuh model mobil yang di tes dalam pengetesan keamanan kali ini, i-MiEV menjadi salah satu mobil teraman yang dites dengan nilai empat bintang. Dan menjadi mobil listrik pertama yang mencapai angka itu.
"Kami mengakui upaya yang dilakukan oleh Mitsubishi untuk menunjukkan bahwa mobil plug-in bertenaga baterai dapat aman. Hal ini menunjukkan bahwa masa depan bintang lima di mobil listrik tidak terpikirkan," kata Sekretaris Jenderal Euro NCAP, Michiel van Ratingen dalam siaran pers, Kamis (24/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pengetesan kali ini, perhatian utama saat pengujian kendaraan listrik
adalah bagaimana baterai dari mobil akan bereaksi terhadap kecelakaan. Karena di mobil biasa saja, baterai sudah mampu menimbulkan resiko kebakaran besar saat mobil terlibat dalam suatu kecelakaan.
Berbeda dengan pengujian model biasa, pengujian sebuah mobil listrik terdiri dari analisis khusus dari integritas baterai dengan berfungsinya fitur switch cut-off yang memotong aliran tenaga saat peristiwa kecelakaan terjadi.
Mitsubishi sebenarnya sempat membawa mobil listrik ini ke tanah air beberapa tahun lalu. Versi sport dari i-MiEV pun sempat ikut dibawa pada IIMS 2009 lalu. Namun saat ini karena pajaknya yang sangat tinggi, mobil listrik ini harganya paling murah bisa mencapai Rp 500 juta, padahal mobil ini di Jepang diberikan subsidi sekitar Rp 260 jutaan dari harga resmi sebesar Rp 481 juta atau 4,5 juta yen.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Mobil Pribadi Isi Pertalite Dibatasi, per Hari Maksimal Rp 500 Ribu
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu