Pada bulan lalu Toyota membuat sebuah pemungutan suara agar masyarakat dunia dapat membantu Toyota memutuskan apa nama jamak yang cocok untuk si Prius.
Dan dari sekian nama yang diajukan, 'Prii' akhirnya terpilih sebagai nama
panggilan resmi untuk mobil dual mesin ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama enam minggu proses pengumpulan suara, terkumpul 1,8 juta suara. Prii sendiri akhirnya mengalahkan empat nama plural lain termasuk Prius, Priuses, Prium dan Prien.
Toyota sendiri dalam beberapa tahun belakangan menikmati booming penjualan Prius. Saat ini Prius masih menjadi mobil hibrida terlaris di dunia dan di Jepang mobil ini juga menjadi yang terlaris sebelum beberapa waktu lalu dikalahkan rival barunya.
Stasiun Pengisian Mobil Listrik Rumahan
Sementara untuk membuat mobil plug-in Priusnya makin nyaman dipakai, Toyota akan meluncurkan tempat pengisian listrik (SPBL) untuk di rumah tahun depan.
Toyota bakal meluncurkan stasiun pengisian listrik untuk rumah tersebut di
Jepang. Peluncuran SPBL untuk rumah senada dengan rencana Toyota yang bakal merilis Prius Plug-in hybrid pada 2012.
Seperti dikutip dari harian Nikkei, bentuk pengisian listrik rumahan tersebut seperti box sehingga bisa dipindahkan.
Harga perunit charger untuk rumah tersebut dibanderol 200.000 yen (termasuk biaya pemasangan). Toyota memiliki target penjualan sebanyak 20.000 sampai 30.000 unit di tahun pertama untuk barang tersebut.
Asyiknya, tidak hanya compatible dengan Prius Plug-in hybrid, mobil lainnya
selama bertenaga listrik juga bisa memanfaatkan teknologi baru milik Toyota itu.
Setelah Jepang, Toyota akan merilis mobil tersebut di Amerika Serikat dan Eropa dengan target penjualan 50.000 unit pertahun. Rencana meluncurkan charger untuk rumahan itu juga untuk menyambut mobil listrik Toyota lainnya, seperti Toyota IQ listrik.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan