PT Honda Prospect Motor (HPM)) mengaku kesulitan memasarkan Honda Civic CNG ke pasar otomotif Indonesia. Masalahnya lagi-lagi infrastruktur tempat pengisian bahan bakar gas yang kurang memadai di RI.
Hal itu diungkapkan Direktur Pemasaran dan Purna Jual PT HPM Jonfis Fandy ketika dihubungi detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jonfis, pasar otomotif dalam negeri belum bisa menerima karakter mobil seperti Honda Civic CNG. Sementara di AS mobil berbahan bakas gas sudah populer. "Indonesia belum bisa menerima mobil bahan bakar gas karena keterbatasan tempat pengisiannya," keluhnya.
Lewat Honda Civic CNG, produsen mobil Jepang itu memiliki mobil andalan di pasar Amerika Serikat. Mobil tersebut didaulat lembaga nirlaba American Council for an Energy-Efficient Economy (ACEEE) sebagai mobil paling ramah lingkungan diantara Toyota Prius Hybrid, Honda Insight, Ford Fiesta, Chevrolet Volt bahkan mobil listrik Nissan LEAF.
Pemerintah Indonesia sejak lama menginginkan supaya mobil menggunakan bahan bakar gas, untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM. Apalagi Wapres Boediono sempat meminta pabrikan untuk membuat mobil berbahan bakar gas.
Namun karena konverter masih mahal dan tiadanya SPBG yang memadai, membuat mobil berbahan bakar gas susah bernapas.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Asosiasi Ungkap Biang Kerok 'Krisis Ojol' di Jakarta: Biaya Aplikasi Dipotong Gede!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Provinsi Ini Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Asalkan Bukan buat Pamer