Di ajang Belgia Auto Show bulan lalu produsen mobil Belgia, Imperia Automobiles memperkenalkan sebuah mobil unik. Dari luar bergaya retro tapi di balik kapnya penuh aspek modern.
Merek Imperia sendiri bukanlah merek baru. Imperia pernah merasakan masa kejayaan di antara tahun 1900 dan 1950. Namun setelah itu, Imperia bak mati suri. Baru pada tahun 2008 mereka mulai kembali bekerja untuk menghidupkan kembali merek ini sebagai produsen kendaraan bergaya retro yang memiliki garis seperti mobil-mobil merek Wiesmann atau Morgan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
melengkapi mobilnya dengan teknologi terbaru dan sudah mengusung sistem dual mesin alias hybrid.
Dapur pacu Imperia GP sudah mengendong mesin 1.6 liter yang sudah dilengkapi dengan turbo yang kemudian dibantu oleh sebuah motor listrik. Tenaga yang bisa dihasilkan oleh mesin bensin konvensional tadi adalah sebesar 210 PS dengan torsi 250 NM. Sementara motor listriknya menyumbang tenaga yang juga cukup besar yakni 136 PS.
Dengan perpaduan itu maka tidak heran bila Imperia GP mampu lepas landas dari diam sampai 100 km per jam hanya dalam waktu 4 detik dengan menggunakan mode hybrid dimana motor listrik dan mesin bensin bekerja bersama-sama.
Bila hanya mengandalkan motor listriknya, Imperia GP juga sudah mampu berlari dari 0-100 km per jam hanya dalam waktu 6 detik saja.
Selain performa dapur pacunya, mobil ini ternyata juga termasuk mobil yang ramah lingkungan. Sebab Imperia bisa berjalan sejauh 100 km hanya dengan meminum bensin 1,9 liter saja dan emisi CO2 kurang dari 50 g/km.
Selain itu bila baterai listriknya terisi penuh, mobil ini bisa berjalan-jalan
sejauh 70 km dengan waktu pengisian yang singkat yakni 4,5 jam.
Sedangkan untuk harganya seperti detikOto kutip dari worldcarfans, Jumat
(18/2/2011), Imperia akan melepas mobil retro-modernnya itu dengan harga 89.950 euro atau sekitar Rp 1 miliar dan edisi perdana khusus berharga 120.360 euro atau Rp 1,4 miliar.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas