Rayakan Ultah ke-125, Mercy Touring Keliling Dunia

Rayakan Ultah ke-125, Mercy Touring Keliling Dunia

- detikOto
Selasa, 01 Feb 2011 20:38 WIB
Rayakan Ultah ke-125, Mercy Touring Keliling Dunia
Stuttgart - Mercedes-Benz tahun ini ulang tahun ke 125. Untuk merayakan hal itu, pabrikan mobil asal Jerman tersebut akan melakukan touring panjang keliling dunia dalam 125 hari.

Touring panjang itu akan melibatkan 3 mobil B-Class yang berbahan bakar hidrogen (fuelcell). Ketiga mobil tersebut harus melintasi empat benua sejauh 30 ribu km perjalanan selama tourng panjang mereka itu.

Sebanyak 14 negara di benua Amerika, Eropa, Asia dan Australia akan disambangi untuk kemudian menyelesaikan tur dunia mereka di Stuttgart, Jerman yang menjadi kota kelahirannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Touring panjang ini juga dimaksudkan untuk membuktikan bahwa kendaraan berbahan bakar hidrogen bisa diandalkan dan merupakan salah satu jenis kendaraan masa depan yang bisa digunakan sebagai kendaraan sehari-hari yang aman dan dapat pula diandalkan untuk perjalanan jarak jauh melewati berbagai tantangan dan kondisi cuaca.

Perjalanan panjang ini awalnya akan menuju ke selatan melalui Paris, Barcelona dan Madrid ke Lisbon. Setelah itu, dilanjutkan dengan pesawat ke pantai timur Amerika Serikat.

Dari Fort Lauderdale, Florida, perjalanan dilanjutkan di sepanjang Teluk Meksiko menuju Los Angeles sebelum menuju ke vancouver, Kanada, yang berjarak 7.500 km.

Berikutnya, 5.000 km perjalanan dilakuikan di seluruh Australia, mulai dari Sydney ke Perth dengan persinggahan di Melbourne dan Adelaide.

Di Asia, mobil ini akan mengambil rute ke Shanghai dari Beijing. Lalu, mobil akan melintasi lebih dari 10.000 km kearah Moskow, sebelum menuju ke Eropa Utara.

Sekembalinya ke Eropa mobil-mobil ini akan melakukan perjalanan melalui Finlandia ke Stockholm, kemudian Oslo di Norwegia sebelum melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman melalui Denmark ke Jerman dan tiba di Stuttgart pada awal Juni mendatang.

Namun tentu saja perjalanan ini bukan tanpa tantangan terutama pada ketiadaan infrastruktur yang dibutuhkan untuk penyediaan hidrogen. Sayangnya, Indonesia tidak termasuk dalam jadwal persinggahan si mobil hidrogen Merceds-Benz ini.

(syu/syu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads