Ranger Masih Jadi Tulang Punggung Ford

Ranger Masih Jadi Tulang Punggung Ford

- detikOto
Kamis, 20 Jan 2011 16:49 WIB
Ranger Masih Jadi Tulang Punggung Ford
Jakarta - Mobil pikap milik Ford, Ranger masih menjadi tulang punggung penjualan Ford di Indonesia. Mobil ini sejak pertama kali diluncurkan hingga sekarang masih mendominasi penjualan Ford.

Di tahun 2010 sendiri Ford berhasil meningkatkan penjualan hingga 40 persen di banding 2009 ke angka 8.871 unit.

Ford Ranger sendiri berhasil mendominasi angka penjualan Ford hingga 5.651 unit yang didorong oleh meningkatnya penjualan korporasi (fleet) seperti untuk pertambangan dan perkebunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara Ford Everest dan Ford Escape juga mengalami kenaikan," ungkap Sales and Marketing Director FMI, Bagus Susanto dalam Media Roundtable Ford di Grand Indonesia, Kamis (20/1/2011).

Prestasi paling menggembirakan juga ditorehkan oleh pendatang baru Ford Fiesta yang baru bulan November diluncurkan. Sebab hanya dalam waktu dua bulan saja, hatchback andalannya ini mampu terjual hingga 1.485 unit sampai bulan Desember.

"Saya akui pertumbuhan penjualan Ford yang sebesar 40 persen masih dibawah angka pertumbuhan industri otomotif yang mencapai 59 persen. Itu terjadi mungkin karena kami baru mengeluarkan Fiesta di akhir tahun. Kalau saja kami keluarkan Fiesta di awal tahun bisa jadi pertumbuhan kami bisa di atas 100 persen," tandasnya.

Dan untuk meningkatkan penjualan Ford di Indonesia,Β  Presiden Direktur PT Ford Motor Indonesia Will Angove ditempat yang sama menjelaskan kalau di tahun kelinci ini Ford paling sedikit akan membuka 8 diler baru.

Diler-diler baru itu menurut Angove akan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia mulai dari Jakarta, Tanggerang, Bekasi, Kudus, hingga Manado dan Manokwari.

"Yang di Tanggerang akan menjadi yang terbesar disini. Untuk investasinya setiap outlet membutuhkan dana paling sedikit 30 miliar untuk tanah, bangunan dan peralatan," jelasnya.

Dan hingga tahun 2010 lalu Angove juga membocorkan bahwa Ford secara total telah berinvestasi hingga US$ 50 miliar untuk pembangunan diler-diler mereka di Indonesia.


(syu/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads