PT Honda Prospect Motor (HPM) menegaskan untuk awal tahun ini mereka memilih untuk menyerap seluruh kelebihan pengeluaran itu daripada membebankan konsumen dengan menaikkan harga jual mobil.
"Harga off the road mobil akan kami tahan. Tidak akan naik, kita akan serap (tanggung) kenaikan harga bahan baku tadi," ungkap Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy di pabrik perakitan Honda di Karawang, Rabu (19/1/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara harga on the road kendaraan tidak bisa mereka tahan kenaikannya karena hal itu bersinggungan dengan kebijakan pemerintah yang menaikan Bea Balik Nama kendaraan bermotor.
"Kalau harga off the road kita tahan, tapi kalau on the road mengikuti kebijakan BBN baru dari pemerintah," tegasnya.
Dan ketika ditanya sampai kapan Honda sanggup menahan harga dasar mobil sekaligus menyerap kenaikan bahan baku, Jonfis tidak bisa memprediksi.
"Kita usahakan selama mungkin. Karena kandungan lokal kita sudah 45 persen. Bahan material kan hanya salah satu faktor penentu harga. Ada lagi nilai tukar yen," pungkasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih
Ngaku Mau Swasembada Energi, Indonesia Malah Impor Etanol dari AS