Meski memberi subsidi, pemerintah China tak lagi memberikan bantuan pembelian mobil ramah lingkungan bagi mereka yang menukarkan mobil boros BBM.
Seperti dikutip Reuters, Senin (3/1/2011) pemerintah China akan terus mempromosikan penggunaan mobil ramah lingkungan melalui pemberian subsidi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun pemberian subsidi ini akan menguntungkan banyak produsen mobil lain termasuk lokal dan asing termasuk GM, Changan dan Ford Motor.
Pemerintah Jepang sebelumnya juga memberikan subsidi bagi mobil ramah lingkungan, namun program itu berakhir pada 7 September 2010.
Pemerintah AS juga membuat program agar mobil ramah lingkungan makin dikenal masyarakat lewat cash for clunkers. Penggantian mobil tua yang boros BBM dengan mobil baru yang irit BBM.
Sementara pemerintah Indonesia baru menjanjikan akan memberi insentif bagi industri untuk membangun mobil-mobil ramah lingkungan seperti hybrid.
"Kita akan mendorong industri otomotif untuk penggunaan hybrid car. Dan ini tentu harus ada semacam insentif di negara mana pun ada insentif yang diberikan untuk menggunakan hybrid car," tutur Menko Perekonomian Hatta Rajasa di kantor Presiden, pertengahan bulan lalu.
Selain mobil hybrid, pemerintah juga tengah menggalakkan penggunaan Bahan Bakar Gas (BBG) sebagai pengganti BBM.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Merasa Jago Nyetir? Buktikan di Kuis Ujian 'SIM' DetikOto, Ada Hadiahnya!
Opsen Mencekik! Muncul Gerakan Setop Bayar Pajak Kendaraan