senang dengan mobil biasa dan polos tanpa modifikasi.
Pria yang lahir di Banyuwangi, 24 April 1973 silam itu kepada detikOto
menuturkan kalau mobil baginya adalah alat transportasi belaka. Makanya, dia tidak terlalu suka menambahkan pernak-pernik apalagi memodifikasi mobil tunggangannya.
"Mobil saya biasa saja. Saya tidak terlalu senang modifikasi mobil, mobil saya masih standar," ujar Hendro yang pernah dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik di Indonesia pada tahun 1999 di di Lapangan B Senayan, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil saya Toyota Innova dan masih standar semua. Saya pikir mobil adalah alat transportasi, jadi tidak saya ubah. Saya pilih mobil ini karena bisa muat banyak penumpang dan barang," tutup Hendro.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diborong Proyek MBG, Desain Motor Listrik Emmo Baru Didaftarkan Akhir Tahun Lalu