Bombardier Recreational Products (BRP) yang menjadi produsen Can-Am Spyder mengatakan siap menginvestasikan dana sebesar US$ 5 juta atau sekitar Rp 45 miliar untuk mendanai pengembangan teknologi mesin hybrid.
Dana itu akan diberikan kepada pusat pengembangan teknologi mereka yang bernama Centre de Technologies Avancees (CTA) BRP di Quebec Universite de Sherbrooke.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mandat kami sangat ambisius dan kompleks," president dan general manager CTA, Mihai Rasidescu seperti detikOto kutip dari Motorcycle, Selasa (28/12/2010).
"Tujuan kami adalah untuk mengembangkan teknologi hybrid dan listrik yang sama sekali baru untuk kendaraan roda tiga dengan konsumsi bahan bakar yang 50 persen lebih sedikit serta mengurangi emisi CO2 sebesar 50 persen dengan tetap menjaga kecepatan, kekuatan dan kinerja," bebernya.
Proyek yang menghimpun 30 peneliti ini tidak hanya bertugas membuat modifikasi seperti hybrid yang ada di mobil sajaa, tapi harus mengembangkan drive train baru untuk Spyder.
"Membuat kendaraan roda tiga sebagai lawan mobil hybrid menimbulkan tantangan desain signifikan yang membutuhkan tingkat inovasi yang sangat tinggi inovasi," kata kepala tim peneliti Alain Desrochers.
"Tantangan-tantangan ini meliputi kurangnya ruang untuk mengakomodasi motor hybrid, sistem pendingin masalah, aerodinamika, berat kendaraan dan kebisingan. Semuanya harus dipelajari dan dimodifikasi," pungkasnya.
Hasil kerja dari tim ini nantinya akan segera diproduksi massal oleh BRP untuk menghalau saingannya, Piaggio yang telah berhasil memasarkan motor roda tiga bertenaga hybrid, Piaggio MP3 Hybrid 300ie.
Di Indonesia, presenter Raffi Ahmad diketahui suka dengan merek ini. Raffi pun diketahui membuka showroom motor Can-Am Spyder di Jakarta.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi