Jakarta Belum Mau Batasi Mobil Seperti di Beijing

Jakarta Belum Mau Batasi Mobil Seperti di Beijing

- detikOto
Sabtu, 25 Des 2010 08:46 WIB
Jakarta Belum Mau Batasi Mobil Seperti di Beijing
Jakarta - Kemacetan yang menggila di Beijing, China, membuat pemerintah Kota Beijing menerapkan pembatasan kendaraan. Setiap bulannya pembelian mobil kecil diberi kuota sebanyak 20.000 unit. Bagaimana dengan DKI Jakarta, apakah akan meniru langkah ini?

"Kita sudah mempelajari, tapi kita tidak akan terburu-buru mengambil keputusan," ujar Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo kepada wartawan di Gereja Katolik Stefanus, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2010) malam.

Foke menjelaskan, karena perbedaan sistem pemerintahan, Pemprov DKI tidak bisa segera mengadopsi langkah Beijing. Namun Foke mengakui, apa yang dilakukan pemerintah China di Beijing adalah contoh yang bagus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang Beijing contoh yang bagus. Tapi di China otoriter sedang kita demokratis. Mudah-mudahan dengan demokratis tersebut akan membawa komitmen yang oke," tandas Foke.

Sebelumnya diberitakan, di Beijing yang bisa membeli mobil hanya mereka yang merupakan penduduk permanen di Beijing. Selain itu kalangan dari kepolisian dan militer diperbolehkan membeli mobil. Namun mereka dilarang membeli mobil selama 5 tahun berikutnya.

Pajak tinggi sebesar 50.000 yuan (Rp 68 juta) pun diterapkan bagi setiap mobil yang dimiliki warga.


(rdf/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads