Hal itu diungkapkan Direktur Marketing PT Honda Prospect Motor (HPM), Jonfis Fandis kepada detikOto, Kamis (16/12/2010).
"Indonesia tidak kena recall. Kejadian Honda Jazz kali ini seperti Honda CR-V beberapa lalu yang hanya terjadi di luar. Sementara Indoensia aman," kata Jonfis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Susunan (wiring) berbeda. Letaknya berbeda sehingga secara keseluruhan instalasi listrik lampu berbeda juga," ucap Jonfis.
Sementara jika memang ada kerusakan seperti yang dijelaskan Jonfis, pihak Honda Prospect Motor (HPM) akan bertanggung jawab penuh dengan kejadian tersebut. Sebab, itu sudah menjadi keharusan produsen mobil. "Misalkan ada, akan kita nyatakan resmi. Soalnya itu salah satu bentuk tanggung jawab Honda," tandas Jonfis.
Setidaknya 1,35 Juta Jazz ditarik. Sekitar 735.000 unit Jazz ditarik di Jepang, 143.000 unit di AS, dan 385.000 unit di Eropa. Mobil Jazz di Timur Tengah, Asia dan Afrika juga akan mengalami penarikan. Di Indonesia sudah ditegaskan Jonfis tidak terkena recall. "Kita jujur apa adanya terkait masalah ini," lanjutnya.
Di Jepang, menurut juru bicara Honda, recall ini diperkirakan akan menghabiskan kocek Honda sampai US$ 43 juta, dan akan mempengaruhi pendapatan Honda tahun ini.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan